Ada Apa Dengan Yasukuni Shrine?!

Ada apa dengan Yasukuni Shrine??
Kenapa orang Korea dan China marah kalo PM Jepang mengunjunginya??

pertanyaan2 ini mungkin pernah muncul ke benak anda saat mengamati berita politik kawasan Asia Timur..untuk itulah penulis bermaksud memberi sedikit gambaran tentang kuil ini dan Yushukan, museum perang yang terletak di satu kompleks dengan Yasukuni Shrine..

tradisi Shinto ala Jepang mengajarkan untuk menghormati rakyatnya yang mati demi dan atas nama kaisarnya TERLEPAS DARI APA YANG DIA LAKUKAN ATAS NAMA KAISARNYA ITU, dan kuil ini pada mulanya didirikan oleh kekaisaran Meiji demi mengenang para pejuang yang mati di Civil War antara pendukung Shogun Tokugawa dan pendukung sistem kekaisaran..

setelah perang dunia 2 usai, Jepang menguburkan 1068 penjahat perang, 12 penjahat perang kelas A, dan 2 tersangka penjahat perang kelas A.. perlu diketahui, Hideki Tojo, mantan PM Jepang, yang namanya telah kita kenal melalui buku sejarah SMP kita juga dikuburkan di sana setelah dihukum gantung.. kejadian2 yang terjadi selanjutnya menyebabkan nama Yasukuni (??), yang literally berarti negara yang damai, menjadi suatu misnomer..

menurut seorang teman, ajaran Shinto juga mengajarkan bahwa arwah seseorang yang saat mati masih menyimpan dendam bisa gentayangan untuk membalas dendam, dan enshrinement adalah syarat mutlak untuk menenangkan mereka.. dosa manusia pun akan diampuni setelah mati, karena agama Shinto gak mengenal konsep surga-neraka..

PM Jepang pertama yang melakukan kunjungan ke sana adalah Miki Takeo, dan kemarahan pun mulai timbul di kalangan rakyat China, Korsel dan Korut karena menganggap kunjugan seorang PM adalah kunjungan kenegaraan, yang berarti gak ada hubungannya ama penghomatan keagamaan.. situasi semakin memanas saat PM Junichiro Koizumi melakukan 6 kali kunjungan kesana selama masa jabatannya, yang sempat mengakibatkan dilemparinya Japanese Embassy di Beijing oleh sejumlah demonstran.. Koizumi berargumen bahwa kunjungannya hanya semata2 kunjungan sebagai warga negara biasa, seperti yang dianjurkan agamanya..

lantas apa penyelesaian yang tepat dari masalah ini? apa aja hal2 menarik di museum perangnya yang bisa kita analisa?


setidaknya penulis mengingat 2 usaha penyelesaian yang pernah diusahakan:

  • pernah diusulkan, kalau kunjungan hanya bersifat religius saja, ada baiknya memorial lain didirikan khusus apabila PM ingin mengenang para pahlawan tersebut, dan rakyat biasa boleh tetep mengunjungi Yasukuni Shrine.. usulan absurd ini tentu ditolak keluarga korban..
  • mantan Presiden Korsel pernah menganjurkan agar keempat belas penjahat perang itu dipindahin ke tempat lain, sayangnya pemerintah Jepang kembali menggunakan alasan religius, dengan menyatakan sekali arwah seseorang disemayamkan di suatu tempat, gak boleh dipindah2 lagi..

museum perang (???) pun tak lepas dari kontroversi karena dianggap merevisi sejarah..
berikut adalah beberapa hal penting yang penulis perhatikan dari kunjungan ke museum perang ini:

  1. terminologi expansionism dan colonialism sama sekali gak disebutkan, bahkan aneksasi Jepang terhadap Korea di tahun 1910 sama sekali gak disinggung..padahal, imperialisme Barat ada tertulis dengan jelas.. Jepang digambarkan sebagai sisi yang pasif, sementara Barat digambarkan sebagai sisi yang aktif dan offensive, dan hal inilah yang menyebabkan Perang Dunia 2..
  2. beberapa kalimat yang bisa menjad bumerang bagi Jepang sendiri gak diterjemahin ke dalam bahasa Inggris..
  3. ada beberapa map yang border antar negara, khususnya menyangkut daerah Mancuria, sengaja dibuat membingungkan agar Jepang gak dituduh menginvasi Manchuria..
  4. ada gap di kronologi jalannya perang.. displays dibagi menjadi 2 bagian: kejadian sebelum Manchuria Incident (1932) dan kejadian setelah tahun 1937.. keliatan jelas kalo Jepang berusaha menyembunyikan segala kejadian antara 1932, sehingga pengunjung diarahkan ke kepalsuan bahwa perang baru dimulai tahun 1937.. namun, perlu diketahui Amerika Serikat pun melakukan hal yang sama di buku sejarah mereka dalam perang melawan Spanyol di Filipina..
  5. turis2 dari Korea dan China terlihat marah sambil ngomentarin tiap display di sana.. sementara itu, kita juga bisa ngliat para survivor perang berkebangsaan Jepang yang udah menjelang ajal bercerita dengan bangganya pada anak2 dan cucu2nya tentang perjuangannya dulu..
  6. komentar turis2 Korea dan China di buku tamu dipenuhi kemarahan, sedangkan komentar turis2 Jepang dipenuhi kekaguman..

fakta menarik lainnya yang sempet gw catet adalah Yasukuni adalah mesin penghasil uang yang hebat.. dengan men-charge para pelajar sebesar 500 yen dan pengunjung biasa sebesar 800 yen, kuil ini bisa memperoleh US$20000/hari.. belum lagi kalo kita menghitung hasil penjualan merchandise2 zaman perang..

bagaimana pendapat anda?

This entry was posted on Thursday, July 12th, 2007 at 10:48 am and is filed under Jepang, Politik, Travel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

 

20 Responses to “Ada Apa Dengan Yasukuni Shrine?!”

  1. zerlin Says:

    yuki udah pernah ke Yasukuni Shrine yaa..??

    kayaknya ak pernah baca soal ini d koran deh huehuehue.. cuman rada2 ga ngerti hhiihi..

  2. deen Says:

    Lieur euy, masih g paham knp PM Jepang dlarang ke kuil itu, ato deen yg tulalit yak.. hehehe.
    Tp akhirny bisa tau dikit about ajaran Shinto ;)

  3. PuTLie Says:

    kenapa juga dilarang yah?
    duhh… saya juga ga ngerti :)

  4. Yuki Says:

    huhu, beda donk kalo kunjungan PM, kan kunjungan official namanya..
    seperti udah dibilang mereka menghormati arwah penjahat perang di sana, dan aksi ini dianggap sebagai justifikasi kejahatan jepang di masa lalu

  5. Ipang Says:

    bozz, sblumnya maap coz comment gw kali ini agak ngaco(hihihi, abizz si gw nya kl ttg history agak lemot…)

    “Civil War antara pendukung Shogun Tokugawa dan pendukung sistem kekaisaran..”
    (menang sapa bozz truzz skor akhirnya brp?, pasti Shogun Tokugawa ya, 3-1..Shogun dilawan..!!!hihih..)

    “menghormati arwah penjahat perang di sana, dan aksi ini dianggap sebagai justifikasi kejahatan jepang di masa lalu”
    (Mungkin ga’ Indo bs ky gitu??? -”Mungkin sih pang, cm masalah nya kl di Indo makam penjahat dimana yah???”-, -”Yeee,kan diIndo banyak TMP=Taman Makam P*****T(sensor aja ini commennya bozz, ngaco bener…!!! hihihi, maap…)”-

    ngaco bgt comment nya…(lagi strezz…, hihihih..)

  6. rina Says:

    hi yuki…tulisan2nya oke2 emang…btw kalo sekolah di jepang bahasa pengantarnya apa ya? semua jepangkah? ato ada yang english hehehe…

  7. Pitshu Says:

    Karena g kerja di perusahaan korea, orang korea emang ga suka sama orang jepang, karena dulu pernah di jajah ^^

    Tapi anehnya orang korea itu suka banget masakan jipun ^^ hahaha

  8. LadRina PinGuin Says:

    saia teh baru mampir disinih,,
    gimana jepang? masih turun salju gak? eheee…

  9. triadi Says:

    dendam turunan ya…seperti halnya ada konsep reinkarnasi

    trus dibawa ke jalur politik…wah jadi serba rumit emang kalo udah dibawa ke area ini

  10. Novee Says:

    Ya ampyu… pelajaran sejarah yah…
    berat euy, baca nya cape… hihi
    *terus_terang.com*

  11. inda_ardani Says:

    nah, ini saya main lagi, hehehe …

    mustinya yang marah tu ngga cuman rakyat cina ato korea aja, tapi indonesia juga!

    lah iya dong, tentara jepang kan udah bikin sengsara perempuan2 di tiga negara itu. udah diculik, kehormatannya direbut dengan cara sadis lagi.
    sebagai perempuan, nggak terima juga nih. kasian lho ngelihat mereka yang sekarang udah jadi nenek2 itu ngga bisa ngapa2in lagi. pernah protes tapi ngga digubris or ganti ruginya ngga sepadan.
    tapi mereka tu tabah banget lho. iih, kalo aku jadi mereka, udah lama bunuh diri kali yaa …

    tentara jepang emang sadis, tapi lucunya rakyat jepang yang waktu itu banyak yang miskin terus jadi korban bom pun mengutuk kaisar, hehehe …

    tapi tragis juga lho ngelihat penderitaan mereka. aku baca dari komik kisah nyata sih :p

  12. Ronn Says:

    Gw pernah denger ttg insiden2 berkaitan dengan kunjungan PM Jepang ke situs ini.

    Meski nggak setuju dengan cara Jepang yg seolah-olah kesannya memutarbalikkan fakta, tapi gw kasian, kenapa Jepang sampe saat ini masih terus dihukum atas kesalahan-kesalahan pendahulu mereka di masa lalu… mulai dr isu invasi, romusha, jugun ianfu dll… padahal dia sudah cukup “dihukum” dgn sangat kelewatan dengan dijatuhkannya bom atom di dua kota yang menewaskan nyawa tak terhitung yg efeknya masih bisa terlihat sekarang….

  13. dr aura Says:

    Menarik juga kisahnya Yuki,diharap blog ini akan terus mencoretkan artikel-artikel sebegini agar saya dan semua bloggers dapat memahami sejarah negara jepun.Tkasih

  14. Domba Garut! Says:

    Wah, baru tau nih kalau ada larangan macam gitu buat dia.., anyhow, kalau saya kesana nggak dilarang, khan? :D

    Seneng udh bisa mampir kesini lagi, salam hangat dari afrika barat!

  15. CempLuk Says:

    wah begitu toh cerita nya..

  16. inda_ardani Says:

    # ronn:

    mau kasian sih boleh2 aja, cuman masalahnya dalam kasus perang - bom itu adalah dua masalah dengan dua pihak yang berbeda

    tentara dan pemerintah jepang tu emang sadis di masa perang tahun 40-an itu
    rakyatnya sendiri aja protes, tapi karena mereka cuma rakyat kecil ya jadinya mereka ga bisa apa-apa. mereka pasrah aja nyerahin pajak yang harusnya bisa mereka pake buat ngasih makan anak-istri mereka yang kelaperan, tapi di belakang mereka protes beraaat …

    iyalah, tahu sendiri kan kalo gejala-gejala jepang bakal kalah ama amrik tu sebenernya udah dirasain dari lama, cuman pemerintahnya aja yang kelewat gengsi buat nyetop perang. padahal, aslinya mereka juga udah kehabisan modal buat perang itu.

    nah, pas kejadian bom itu, mereka juga yang dapet rugi. rakyat jepang waktu itu, udah jatuh, ketimpa tangga pula. okelah, tentara jepang pasti ada juga dong yang kena efeknya. tapi dalam hal ini, subjek yg lebih generik (halah … obat kali …) adalah rakyat! sekali lagi, rakyat!
    *hehe, peace out*

  17. Tatz Says:

    ahh..pantesan.
    lucunya, sementara korea dan china masih tetep bt sama jepang, Indonesia yang juga pernah di jajah jepang gak terlalu “bunyi”, malah demam jepang makin hebat melanda, hehehehe..

  18. Yuki Says:

    @ipang:
    gelo.. haha..
    gw suka lucu ngeliat korea ma china ngegede2in masalah ini..

    @mbak rina:
    bahasa inggris mbak, emang sih ada beberapa kelas yg bahasa jepang..

    @pitshu:
    haha, gak jaduh beda gw bilang kasusnya ama demosntran2 depan kedutaan amrik yang make spatu converse dan abis dmeo ke KFC..
    ah saya belum link mbak rupanya.. tak linkback skrg..

    @ladrina:
    udah musim panas atuh..

    @mas triadi:
    bner mas, emang lucu org2 yang mempolitisasi suatu masalah.. orang urusan gaama dibawa2 ke agama.. cckk..
    asia timur emang membara..

    @novee ma cempluk:
    at least, seru kan ceritanya.. (ato gak.)haha..

    @inda dan ronn:
    setuju ama inda soal masalah comfort woman, cuma saya gak ngerasa masalah ini bergaung segede di cina ma korsel kalo di Indo..
    huhu, ada kenalan mantan comfort woman?
    sbenrnya masalahnya susah juga, rakyat udah pengen brenti perang, tokyo ngebandel.. huhu, oom hideki tojo emang dahsyat..
    kalo ama ronn, gw juga setuju, toh itu masalalu, can we just forget it? gwrasa sih lucu kalo masih bawa2 masa lalu trus panas.. cuma karena secara geografi aja mereka deketan makanya salah2 kecil langsung panas..

    @dr. aura:
    thanks Pak.. hehe.. saya coba share lebih banyak lagi..

    @mas pralangga:
    huhu, gak dilarang kok mas, org jepang biasa kesana juga china kore a gak protes, speanjang bukan PM yang dateng, mereka gak protes..

    @tatz:
    setuju ama tatz, hehe.. ngapain ngungkit2 masa lalu sbnernya coba.. cckk.. jepang, emang tradisinya getu sih, gak mau keilangan muka, ngarepin mreka ngaku bersalah yah sama aja nunggu kucing bertanduk..

    thanks yah yg udah komen..

  19. Kucil H0Ney Says:

    aduh..aku bingung jadinya…sebenarnya ornag jepang tuh hidup berdasarkan agama atau tradisi?aku pernah denger kalo agama bagi org jepang bukan no 1..(tapi aku gak tahu bener ato salah lo)…
    mereka lebih menjunjung tinggi tradisinya…Jelasin lebih lanjut donk ki….

  20. Yuki Tobing Says:

    @kucil:
    yah gw juga bingung kucil, cuma kalo kegiatan ziarah menghormati arwah kayak gini kan bagian dari tradisi ma agama mereka.. huhu..

    kmren di kelas seru loh debatnya soal ini, waktu korea2 manja ma cina2 cengeng lawan jepang..

Leave a Reply

 

Close
E-mail It