Sindrom Kata SECARA
SECARA!!!
penulis kerap kali menjumpai penggunaan kata secara yang salah, entah di dunia nyata maupun di dunia maya.. berhubung penulis berdomisili di Tokyo, pada mulanya penulis tidak menyadari bahwa penggunaan kata secara yang salah ini telah menjamur di mana-mana, yaah ibaratnya praktek korupsi di kalangan pejabat Indonesia lah.. akibatnya, saat pulang ke tanah air beberapa waktu lalu, penulis merasa terkaget2 saat menemukan hal ini dan sempat menemukan kesuitan dalam memahami apa yang protozoa-protozoa itu ucapkan..perlu diketahui juga, selain kata secara ini ada beberapa kata lain yang dipergunakan secara tidak semestinya, namun penulis mendapati penyalahgunaan kata secara ini begitu mengganggu kesehatan indra pendengaran penulis..
sepanjang pengetahuan penulis yang sangat terbatas, kata secara digunakan menjelaskan cara pelaksanaan suatu kegiatan sehingga makna dari kata secara adalah dengan cara..
contoh penggunaannya yang tepat dalam kalimat:
- Apabila kamu menerjemahkan kitab suci secara harafiah, besar kemungkinan kamu akan mendapat pemahaman yang salah
- Tes penerimaan pegawai negeri akan diadakan secara besar-besaran di GBK
- Pertemuan antara Paidjo dan Sutidjem dilakukan secara terselubung
lantas, pemakaian seperti apakah yang salah?
penulis menemukan banyak sekali penggunaan kata secara yang bermakna mengingat, berhubung, dan soalnya.. mari kita perhatikan contoh-contoh berikut yang penulis temukan di dunia maya dan dunia nyata: (dengan sedikit perubahan subjek dan objek)
- gw mau mandi ah secara gw abis maen basket dan keringetan..
- “Sukinem, loe udah ngerjain tugas belom?” Sukinem menjawab, “belom, secara gw baru aja bangun tidur..”
- mana mungkin Karminah mau ngejagain adek loe, secara kemaren loe baru aja nyolong duitnya..
- …secara gw bikin blog karena pengen berbagi pengetahuan ama temen2 gw..
tak jarang pula, penulis menemukan pemakaian kata secara ini yang maknanya masih menjadi misteri terbesar bagi penulis sendiri, contohnya:
- belajar yang bener donk bro, secara loe kan mau jadi Presiden..
pemakaian kata secara ini sudah sedemikian parahnya, dan bukan lagi sekedar trend di kalangan remaja2 ibukota belaka.. beberapa waktu lalu, penulis mendapati seorang kolega penulis yang berdomisili jauh dari peradaban pun memakai kata ini secara sembarangan.. presenter-presenter acara infotainment atau acara remaja di televisi pun turut berkontribusi terhadap penyebaran kata ini..
kat-kata dalam bahasa Indonesia yang dipergunakan saat ini sering kali menyimpang dari penggunaan yang tepat.. penulis pernah membaca beberapa artikel di dunia Internet yang menyatakan bahwa Indonesian is one of the easiest languages to learn.. penulis sepenuhnya tidak setuju dengan pernyataan ini.. kepala asrama penulis di Tokyo (beliau adalah orang Jepang) pernah tingal di Indonesia selama beberapa tahun, dan dia mengalami kesulitan dalam memahami percakapan antara penulis dengan rekan penulis yang dilakukan dalam bahasa Indonesia sehari-hari..
karena itu penulis merasa senang melihat ada seorang bule yang memiliki pendapat yang sama dengan penulis.. Mr. David yang di salah satu artikel blognya, menulis:
I think it’s a bit inaccurate to say Indonesian is an easy language. Grammatically it is less complex than a lot of European languages or English. But Indonesian as taught in grammar books is what we call ‘Standard Indonesian’ - Bahasa Baku. These days more and more people are making a greater distinction between Standard Indonesian and the many varieties of Spoken Indonesian.
kata secara hanyalah salah satu dari banyak kata dalam dalam spoken Indonesian yang tak pernah diajarkan oleh guru SD, SMP, atau SMU kita dulu.. terlebih lagi, penggunaan dan penyalahgunaan kata secara bukan disebabkan oleh adanya pengaruh dari dialek-dialek di Indonesia, seperti halnya saya menjadi gw dan kamu menjadi loe yang dipengaruhi oleh dialek Betawi.. hal ini semata-mata disebabkan oleh perluasan dan pergesaran makna kata secara saja..
penulis, hingga saat ini, masih belum menemukan asal muasal penggunaan kata secara yang tidak tepat ini, apabila di antara pembaca sekalian ada yang mengerti, silahkan berikan tanggapan anda mengena artikel ini..
mari kita galangkan peggunaan bahasa Indonesia yang benar.. tulisan ini dibuat bukan untuk menghimbau para pembaca untuk berbicara atau menulis dalam bahasa formal, melainkan untuk menghimbau pembaca sekalian untuk tidak sekedar ikut-ikutan trend belaka dan berpendapat “gak papa salah, yang penting gw terlihat gaul” sehingga menimbulkan kesulitan dalam berkomunikasi dengan sesama pengguna bahasa Indonesia..
maafkan penulis jikalau ada kata-kata yang menyinggung perasaan pembaca di atas dan ada contoh-contoh yang tidak tepat.. SECARA PENULIS JUGA MANUSIA..![]()



July 25th, 2007 at 7:36 am
pertama-tama…
i think.. i wanna laugh out loud in the first place.. wakakakakaka ampun ampe guling2
makannya jangan kelamaan di jepang.. disini bahasa indonesia semakin hancur, dan perlu di budidayakan biar ga punah.. Secara mulai legalnya kamus2 bahasa gaul/benchong
July 25th, 2007 at 7:48 am
gw tadinya gak ngeh sm kata secara, cuma lama2 teman2 gw kalo ngomong kok suka pake kata secara, wah tnyata lg trend yah :). Tapi teteup aja aneh di kuping gw dan SECARA gw gak terbiasa pake kata itu, jd gw gak ikutin trend tsb
July 25th, 2007 at 7:56 am
kata “secara” aja kok direpotin. Secara gue juga ga suka pake kata itu, jadi…
Santai aja jek…
hkhkhkhkhk…
July 25th, 2007 at 9:40 am
Iya, setuju2 kalo kita harus melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Habisnya, waktu UN kemarin, saya kesulitan sekali mempelajari bahasa Indonesia. Mulai dari bahasa baku dan tak baku sampai penulisan sesuai EYD. Pusing sekali karena kita terbiasa menggunakan bahasa Indonesia yang tak baku.
Sebenarnya bahasa Indonesia itu mudah. Tapi kita sering kesulitan karena kita jarang menggunakannya sesuai aturan.
Siapa lagi yang akan melestarikan bahasa Indonesia yang baik dan benar kalau bukan kita sendiri? Hidup Indonesia !!! ^_^
July 25th, 2007 at 11:49 am
Pertama kali denger dr temen, eh… lama2 jd kebiasaan. Meskipun awalnya terdengar agak janggal! Hqhqhq… x) Emang belajar Bahasa Indonesia itu, susah! Bahkan kayaknya lebih susah ya dr pd Bahasa Inggris? Kalo Bahasa Jepang, gmn Ki? ;P
July 25th, 2007 at 5:46 pm
hahahaha saya juga termasuk korban, secara banyak yang gunain kata “secara” jadi kalo ga ikut2 gunain kata “secara” , secara saya tinggal di jkt. yang mana semua nya ngomong pake kata “secara” hahahahhaaaa jadi ga afdhol gitu kalo ga ngikutin trend.
yahhh secara saya suka ngikutin perkembangan jaman gitu… hehehee
July 26th, 2007 at 1:37 am
He..he…aku termasuk lho yang pakai kata “secara” dengan salah.
Kan emang itu lagi trend
(jangan dimarahin ya pak guru!), ntar kalau udah nggak trend paling juga ilang sendiri.
Itu kan kayak dipakai sebagai bahasa gaul sementara ini.
July 26th, 2007 at 2:32 am
setuju!! mari kita gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, secarabiar lestari tuh bahasa kita.. OooPs! he..he
July 26th, 2007 at 7:13 am
hey, thanks for posting!!!
ni kayak the voice of our heart aja :p
iya nih sebenernya saya juga ngerasa gerah sama yang satu itu, SECARA kayak gitu kan sebenernya nyalahin tata bahasa banget
um, … mustinya UNESCO ato badan yang setara ama itu bikin survey gitu ya, bahasa mana yang paling banyak ‘dikhianati’ penggunanya :p pnasaran nih, indo dapet rangking brapa … pantesan aja bahasa indo susah jadi bahasa internasional
jadi inget dulu jamannya Lupus masih jaya(novelnya, bukan sinetronnya), kan Hilman yang jadi ngetop gara-gara itu disirikin banyak orang, dibilangnya Lupus tu ngerusak bahasa indonesia. however, hilman ngeles bahwa sekalipun Lupus ditulis pake bahasa gaul banget, tetep aja ngga ngerusak tata bahasa indonesia …
nah kalo kasus SECARA ini … ini mah udah ******* ( ah, ngga tau musti ngasi istilah apa :p)
biarpun saya kalo ngomong juga ngga pake bahasa resmi, tapi saya ‘dididik’ama temen-temen sma buat nggak asal make gaya omongan yang lagi nge-trend. fyi, anak sekolah di jogja tu (bukan anak kuliah, lho) paling anti bilang “gue-lu”
ngikik abis deh dulu ada temen yang diejekin abis-abisan cuma gara2 nulis di diary kelas “daripada kosong, GW isiin yah …”
SECARA …. pruuut …. !!! LOL!
July 26th, 2007 at 7:56 am
no offense buat yg biasa pake “gue-lu”
:p
July 26th, 2007 at 3:58 pm
waah, takjub ki, baca tulisan dikau ini… secara daku yang guru bahasa indo ajah jadi ikut2an pake bahasa ini sehari2… *berlindung di balik KBBI dr timpukan para profesor*
untung aja ga sampe kelepasan pake ’secara’ yg gaul itu di depan kelas.. *eh, apaa belum aj yah?*
mudah2an daku terhindar dari penggunaan kata yg salah itu ketika mengajar, baik di skul ato di kedutaan… mohon doanya..;p
July 26th, 2007 at 9:24 pm
Nice article. I guess languages are so unique and in this case Bahasa Indonesia is too. A language is influenced by many elements including cultures, politics, religions, and many other things. It is inevitable that a language might has many slank words mostly spoken and started by young people. What it’s important is to preserve our bahasa baku or EYD that is used in formal medias such as offices, news papers, or TVs because slank words always come and go so easily. The slank words widely spoken two years ago I bet are pretty much gone by now, so the wrong kind of “secara” usage will fade away eventually.
July 27th, 2007 at 1:11 am
awalnya emang risih and bingung kalo ada temen ngomog pake SECARA, sampe ngomel malah sama temen. yang ada sekarang malah ketularan. secara tiap hari bareng, mau gimana dunk??? heheeheh
July 27th, 2007 at 3:45 am
wakakakaka…. dibahas…
Lo jangan-jangan belom tau klo setelah SECARA ada kata gaul baru lagi yang sedang naik daun di beberapa kalangan dan mulai widely spoken… MEGANG
contah dalam kalimat:
1. Gila, jago abis dia maenin beatnya!!! Klo urusan drum dia emang MEGANG banget!
2. Jangan tanya soal bokep ke gw, gw nggak MEGANG soal film2 gitu.
3. Lo emang MEGANG banget, man. Bisa aja dapet cewek seksi gitu…
July 28th, 2007 at 4:28 am
wa..Yuki lama gak pulang ya?udah ketinggalan banyak bahasa gaul ni..:p. Sekarang emang bahasa di Indo mulai gak jelas gitu…
pusing deh denger orang2 pake kata “SECARA”…telingaku gak enak aja dengernya (apalagi jika digunakan dlm kalimat yg salah sprt yg yuki sudah contohkan).
siapa sih yang mulai duluan??
cari tahu dengan jarimu….
July 28th, 2007 at 12:13 pm
Yuki, karena shoutboxmu selama beberapa hari ini gak muncul2 juga waktu aku browsing (sampe sebel gara2 ini), ya akhirnya aku jawab di sini deh! *gak nyambung : mode on* Ya, udahlah ga papa.
Oh ya, soal kampung blog emang agak aneh si…padahal aku dah jelas2 daftar n kalo aku login bisa. Tapi, ya gak muncul2 juga di daftar. Ga tau kenapa? Aku aja sampe menyerah tanpa syarat buat ngedaftarin diri di kampungblog. Capek deh (Yuki, ini termasuk bahasa gaul lho! agak nyambung nih. Hehehe…)
July 28th, 2007 at 12:48 pm
Moengkin kaloe ik boekan orang Indonesia, aken soesah mempeladjarin inih bahasa poen. Terlaloe banjak ribetnja. Bahkan Boele sahadja poen diboewat poesing. Merekaorang bilang, lebi baik tida oesa koersoes bahasa Indonesia (Of course when they in Indonesia) sahadja, karena tjoema boewang-boewang wang sahadja. Lebi baek terdjoen langsoeng ke masjarakat.
July 28th, 2007 at 5:21 pm
Yukiiii!!
I TOTALLY AGREE.
Gw terganggu banget sama kata yg satu ini..
Gw pertama kali denger kekacauan penggunaan ini dr radio, lho. Gila ye, hahaha..
Gw suka kepikiran, dari mana ya asal penggunaan kata ini? Kok bisa jadi melenceng banget dr arti aslinya.
Eh Ki, kalo lama ngga pulang gini, mungkin lo akan dibikin pusing sama selusin kata ‘gaul’ baru. Haha, selamat berjuang y..
July 29th, 2007 at 11:35 am
@all:
makasih yah yang udah kasih komen, hehe..
@adite:
oh gak kelamaan kok, kan selasa ini mau pulang.. hehe.. secara udah kangen ama Indonesia.. yahaha..
@ati:
btul ati, kalo gak cocok mah ngapain diikutin..
lagian kalo seorang ibu pake kata “secara” kan malah jadi lucu..
@tukang ketik:
loh repot donk, kan menggangu telinga gw.. haha
@aura, blogwalkerbush: betul, UAN gw juga paling jelek BI.. cckk..
dam ,ari kita galangkan anti kata “secara” movement..
@nilla:
dari bahasa2 yang pernah saya coba, indonesia, inggris, jepang, jerman, kayaknya paling susah emang jepang..
ada kanjinya, dan secara struktur kalimat pun ribet.. hehe..
@putlie, ani, yayi:
haha, ternyata ada juga yang make..
@inda:
haha, kayaknya bukan di jogja aja yah, tmen gw plg dari smarang langsung latah pake aku/saya-kamu.. cckk..
@ronn:
yahaha, thanks for telling me ronn, it sounds better than “secara’ though.
@monyet:
yap, it will fade away eventually, mudah2an secepatnya.. haha..
tapi pembawa acara di TV ikut2an pula, cemana lah.. untung sih koran dll masih mempertahankan bentuk baku..
@kucil, audrey:
hehe, mesti belajar nih yang baru2, dan berusaha gak memake yang ngaco.. bner kata si audrey, kata tmen gw emang di radio bandung pertama kali..
@cyclers:
yap, emang masuk ke societynya langsung kawan kalo mau jago.. hehe..
July 29th, 2007 at 4:47 pm
Secara gitu lohh..Haha..Ha.
setuju,pertama kali denger dari radio. Mpe bingung. Sjak kpn secara penggunaanya jd meluas. Postingan bgs ki..Secara, pesannya dapet
July 30th, 2007 at 10:20 am
bhawahaha…dapet aja niy si yuki ide postingnya..
gue juga sempet tuh ikut2an kena sindrom secara..secara gituloh..hehehe
btw, gue stuju kalo bhs indonesia itu sulit untuk dipelajari, terlalu banyak percampuran bhs daerah didalamnya, jadi mempersulit para ekspat yg mau terjun langsung untuk praktekin tuh bhs…secara gitu loh..hahaha…
July 30th, 2007 at 11:14 am
Secara garis besar, kata secara sering digunakan secara acak-acakan, secara membabi buta. Padahal secara tidak langsung, penggunaan kata secara yang tidak pada tempatnya bisa membunuh karakter bahas kita secara perlahan tapi pasti……..
July 30th, 2007 at 11:17 am
salam secara ….
August 1st, 2007 at 12:42 am
bahasa akan terus berkembang secara perubahan budaya dan jaman..hehe
August 1st, 2007 at 9:07 am
duh, ituh khan bahasa gaul!
yah kyk gt lah..
makanya d skul ada plajaran bahasa indonesia. biar qt2 tetep tau apa yg bener.
kan gak enak, ngobrol ama temen pake bahasa indonesia baku yang baik dan bener.