<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sebuah Kisah tentang Homoseksualitas</title>
	<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/</link>
	<description>Pemikiran ngawur seorang pelajar setengah gila</description>
	<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 09:04:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: sherwintobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1117</link>
		<dc:creator>sherwintobing</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 20:37:04 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1117</guid>
		<description>@Vitrelle:
Tepat sekali kawan, hehe. :D

@michaeljubel:
Kagak kena akismet kok tadi lae, masuknya ke moderated comments aja. Kalo smiley kan loe yang ngajarin bukannya? :D

Hahaha, bukankah pengalaman pribadi bisa jadi sumber inspirasi penulisan artikel? :D Tapi gw bukan gay kok, yahahaha. :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Vitrelle:<br />
Tepat sekali kawan, hehe. <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@michaeljubel:<br />
Kagak kena akismet kok tadi lae, masuknya ke moderated comments aja. Kalo smiley kan loe yang ngajarin bukannya? <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hahaha, bukankah pengalaman pribadi bisa jadi sumber inspirasi penulisan artikel? <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Tapi gw bukan gay kok, yahahaha. <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: michaeljubel</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1114</link>
		<dc:creator>michaeljubel</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 18:49:24 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1114</guid>
		<description>btw, dah ada smiley ni skrg. hahaha.. 

lo pernah diganggu gay ya sher? ampe bikin post tentang homoseksualitas segala. hahaha.. gimana tuh ceritanya sher? jangan-jangan... hahahaha...

btw comment gua kok kadang kena akismet ya? ckckck..

&lt;em&gt;michaeljubel's last blog post..&lt;a href='http://www.michaeljubel.com/2008/05/how-to-play-poker/' rel="nofollow"&gt;How to Play Poker?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>btw, dah ada smiley ni skrg. hahaha.. </p>
<p>lo pernah diganggu gay ya sher? ampe bikin post tentang homoseksualitas segala. hahaha.. gimana tuh ceritanya sher? jangan-jangan&#8230; hahahaha&#8230;</p>
<p>btw comment gua kok kadang kena akismet ya? ckckck..</p>
<p><em>michaeljubel&#8217;s last blog post..<a href='http://www.michaeljubel.com/2008/05/how-to-play-poker/' rel="nofollow">How to Play Poker?</a></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Vitrelle</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1109</link>
		<dc:creator>Vitrelle</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 09:00:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-1109</guid>
		<description>Kutuk dan bencilah dosa !!... namun kasihilah pendosa.... !!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kutuk dan bencilah dosa !!&#8230; namun kasihilah pendosa&#8230;. !!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-566</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 10:00:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-566</guid>
		<description>@aku:&lt;br/&gt;terima kasih masukannya aku, cerita hidup anda bisa jadi inspirasi orang2..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@aku:<br />terima kasih masukannya aku, cerita hidup anda bisa jadi inspirasi orang2..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aku</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-565</link>
		<dc:creator>Aku</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 07:32:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-565</guid>
		<description>orang-orang seperti mereka memerlukan kasih, bukan hujatan. setiap perkataan negatif justru makin membuat mereka terpuruk.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orang-orang seperti mereka memerlukan kasih, bukan hujatan. setiap perkataan negatif justru makin membuat mereka terpuruk.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-564</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 05:11:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-564</guid>
		<description>Saya sangat menyayangkan bahwa negara indonesia ini negara yang katanya agama tapi manusianya merasa diri makhluk surga. dalam kenyataannya tidak menghargai martabat manusia khususnya kaum waria, membunuh atas nama agama, najis dengan orang lain yang juga manusia. Hai kamu umat beragama tak ada gunanya doamu jika tak disertai perbuatan. Makanya Indonesia semakin terpuruk Aceh buktinya. Itu hukuman bagi kamu para orang beragama yang sok suci hanya berlindung di balik agamamu tapi mana wujud terhadap sesama. apa karena kamu merasa makhluk surga dan takdirmu masuk surga kamu lupa cinta sesama atau cuma yang seagama. Luruskan pandanganmu dan jadilah manusia seutuhnya yang punya hati. Jangan menjadikan agamamu tujuan tapi jadikan itu alat, ya khan? Coba aja apa arti kata agama Bukankah kekal abadi. Jadi suatu yang tak pernah lenyap. Itu Cinta Sobat. Masuklah ke dalam hatimu dan cintailah sesamamu maka akan kau temukan Tuhan yang Sesungguhnya. Bukan orang yang siang malam menyerukan Tuhan,Tuhan, masuk ke dalam surga tetapi orang yang melakukan CintaNya. Renungkanlah manusia !!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat menyayangkan bahwa negara indonesia ini negara yang katanya agama tapi manusianya merasa diri makhluk surga. dalam kenyataannya tidak menghargai martabat manusia khususnya kaum waria, membunuh atas nama agama, najis dengan orang lain yang juga manusia. Hai kamu umat beragama tak ada gunanya doamu jika tak disertai perbuatan. Makanya Indonesia semakin terpuruk Aceh buktinya. Itu hukuman bagi kamu para orang beragama yang sok suci hanya berlindung di balik agamamu tapi mana wujud terhadap sesama. apa karena kamu merasa makhluk surga dan takdirmu masuk surga kamu lupa cinta sesama atau cuma yang seagama. Luruskan pandanganmu dan jadilah manusia seutuhnya yang punya hati. Jangan menjadikan agamamu tujuan tapi jadikan itu alat, ya khan? Coba aja apa arti kata agama Bukankah kekal abadi. Jadi suatu yang tak pernah lenyap. Itu Cinta Sobat. Masuklah ke dalam hatimu dan cintailah sesamamu maka akan kau temukan Tuhan yang Sesungguhnya. Bukan orang yang siang malam menyerukan Tuhan,Tuhan, masuk ke dalam surga tetapi orang yang melakukan CintaNya. Renungkanlah manusia !!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-563</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 23:35:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-563</guid>
		<description>@yonna: maaf lama responsnya, hehe..&lt;br/&gt;thanks mbak, saya tau, saya tadinya juga bersikap kayak yang mbak bilang itu, I have to admit that.. lama2 saya pikir, seperi yang dianjurkan colson, ngapain sih kita maksain standard moral kita ke orang? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;dan ya, gak ngejudge bukan berarti plin plan donk.. thanks mbak for your support.. hehehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yonna: maaf lama responsnya, hehe..<br />thanks mbak, saya tau, saya tadinya juga bersikap kayak yang mbak bilang itu, I have to admit that.. lama2 saya pikir, seperi yang dianjurkan colson, ngapain sih kita maksain standard moral kita ke orang? </p>
<p>dan ya, gak ngejudge bukan berarti plin plan donk.. thanks mbak for your support.. hehehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yonna</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-562</link>
		<dc:creator>yonna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 02:40:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-562</guid>
		<description>ya betul saya suka dengan istilah general truth....artinya dalam hati kita sudah tahu mana yang benar dan yang salah sehingga prinsip kita tidak tergoyahkan lagi :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;saya kaget waktu ada pendapat "gak mau ngejudge" diartikan sebagai pribadi yang plin plan, gak punya pendirian, ikut sana ikut sini, omongannya gak bisa dipegang karena gak jelas pendapat sebenarnya apaan. Nah tapi bukan berarti abis itu kerjaan kita ngejudge sana sini yach...bahkan kucing belang aja dijudge juga hahaha cape deh.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi ngejudge cukup dalam hati aja ya alias general truth menurut sherwin tadi. Kalo pada prakteknya saya gak berani komentar ini itu soal keadaan dan kepribadian orang. Kalo kelakuan saya gitu, pasti udah musuhan ma temen saya yang gay dari kemaren2....buktinya sampe sekarang justru dia yang paling care dengan kabar saya dibandingkan temen2 saya yang lain :) Percayalah aku gak gitu hehehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ngejudge dalam hati, general truth...ya mending gitu aja. Mengetahui adanya perbuatan dosa gak berarti harus judes dan galak ma si pembuat dosanya. Kalo soal dosa sih semua manusia juga berdosa, ya ndak? Peace hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya betul saya suka dengan istilah general truth&#8230;.artinya dalam hati kita sudah tahu mana yang benar dan yang salah sehingga prinsip kita tidak tergoyahkan lagi <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>saya kaget waktu ada pendapat &#8220;gak mau ngejudge&#8221; diartikan sebagai pribadi yang plin plan, gak punya pendirian, ikut sana ikut sini, omongannya gak bisa dipegang karena gak jelas pendapat sebenarnya apaan. Nah tapi bukan berarti abis itu kerjaan kita ngejudge sana sini yach&#8230;bahkan kucing belang aja dijudge juga hahaha cape deh.</p>
<p>Jadi ngejudge cukup dalam hati aja ya alias general truth menurut sherwin tadi. Kalo pada prakteknya saya gak berani komentar ini itu soal keadaan dan kepribadian orang. Kalo kelakuan saya gitu, pasti udah musuhan ma temen saya yang gay dari kemaren2&#8230;.buktinya sampe sekarang justru dia yang paling care dengan kabar saya dibandingkan temen2 saya yang lain <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Percayalah aku gak gitu hehehe.</p>
<p>Ngejudge dalam hati, general truth&#8230;ya mending gitu aja. Mengetahui adanya perbuatan dosa gak berarti harus judes dan galak ma si pembuat dosanya. Kalo soal dosa sih semua manusia juga berdosa, ya ndak? Peace hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-561</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2007 20:56:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-561</guid>
		<description>@yonna:&lt;br/&gt;saya setuju loh mbak yonna ama jangan ngejudge, toh biarin ajalah udah ada YME yang menetapkan mana yang salah dan mana yang benar, dan walaupun kita gak menjudge, di pkiran kita juga udah jadi semacam general truth kan kalo hal itu dosa, hehehe..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;saya tapi suka ama kalimat yonna yang bilang you're not hero, hehe, bener tuh, biarin aja mereka kalo gak mau dibilangin, toh mereka berani berbuat harusnya berani bertanggung jawab, hehe..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;thanks yonna, ayo2 yang lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yonna:<br />saya setuju loh mbak yonna ama jangan ngejudge, toh biarin ajalah udah ada YME yang menetapkan mana yang salah dan mana yang benar, dan walaupun kita gak menjudge, di pkiran kita juga udah jadi semacam general truth kan kalo hal itu dosa, hehehe..</p>
<p>saya tapi suka ama kalimat yonna yang bilang you&#8217;re not hero, hehe, bener tuh, biarin aja mereka kalo gak mau dibilangin, toh mereka berani berbuat harusnya berani bertanggung jawab, hehe..</p>
<p>thanks yonna, ayo2 yang lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yonna</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-560</link>
		<dc:creator>yonna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 03:26:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-560</guid>
		<description>halo yuki eh sherwin, numpang rumpi lagi ya :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;@michael jubel&lt;br/&gt;heheh dua analogi yang menurut saya suangaatt dilematis, yang atu playboy bajingan dan yang atunya gay tapi setia. gak ada bedanya dgn membandingkan koruptor yang dermawan dgn ustadz yg pelitnya setengah amit hehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;@all&lt;br/&gt;apa salahnya dengan judging? judging itu baru salah jika tidak didasari oleh fakta dan data yang benar dan akurat. menjudge seorang homo itu berdosa tidaklah salah karena memang agama jelas menentangnya, tapi kalo menjudge homo itu lebih rendah daripada kita itu baru salah....karena ich pede banget lo :mrgreen:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;nah memberikan judge juga ada caranya, gak mgkn elo ngatain seorg homo sbg pendosa...krn itu menyakiti hatinya. kalo elo merasa care dgn keadaannya, elo bisa melakukan dengan cara persuasif. sentuh hatinya, jangan sentuh amarahnya :) tapi gak usah ngotot mau ngubah dia jadi seorang yang normal orientasi seksualnya....because you are not a hero dan segala tindakannya bukanlah tanggung jawab elu karena dia lah yang akan mempertanggung jawabkan perbuatannya di akhirat nanti...so take it easy bro?!kalo dia tanggung jawab elo dunia akhirat (seperti suami/istri, anak) nah boleh deh rada keras dikit.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;untuk para homoseksualitas yang mgkn membaca reply saya yg ini, jangan tersinggung ya....peace :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>halo yuki eh sherwin, numpang rumpi lagi ya <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@michael jubel<br />heheh dua analogi yang menurut saya suangaatt dilematis, yang atu playboy bajingan dan yang atunya gay tapi setia. gak ada bedanya dgn membandingkan koruptor yang dermawan dgn ustadz yg pelitnya setengah amit hehe.</p>
<p>@all<br />apa salahnya dengan judging? judging itu baru salah jika tidak didasari oleh fakta dan data yang benar dan akurat. menjudge seorang homo itu berdosa tidaklah salah karena memang agama jelas menentangnya, tapi kalo menjudge homo itu lebih rendah daripada kita itu baru salah&#8230;.karena ich pede banget lo <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>nah memberikan judge juga ada caranya, gak mgkn elo ngatain seorg homo sbg pendosa&#8230;krn itu menyakiti hatinya. kalo elo merasa care dgn keadaannya, elo bisa melakukan dengan cara persuasif. sentuh hatinya, jangan sentuh amarahnya <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> tapi gak usah ngotot mau ngubah dia jadi seorang yang normal orientasi seksualnya&#8230;.because you are not a hero dan segala tindakannya bukanlah tanggung jawab elu karena dia lah yang akan mempertanggung jawabkan perbuatannya di akhirat nanti&#8230;so take it easy bro?!kalo dia tanggung jawab elo dunia akhirat (seperti suami/istri, anak) nah boleh deh rada keras dikit.</p>
<p>untuk para homoseksualitas yang mgkn membaca reply saya yg ini, jangan tersinggung ya&#8230;.peace <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-559</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 14:45:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-559</guid>
		<description>@inda:&lt;br/&gt;hey inda, makasih komennya, hehe.. kacau kan ceritanya, crita nyata loh, dan aku udah liat sendiri fsnya, smentara sobatku udah ketemuan dan berinteraksi sama mereka, cckk.. si angel bgitu bodohnya buat saya, dengan sengaja dimasukkannya dirinya ke jurang homoseksualitas, orang bilang life's a choice, cuma choice juga ada yang bener ada yang salah..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;soal nilai2 keagamaan, ya saya setuju ama inda, kita emang bisa selalu mengkaitkannya dengan masalah agama.. orang mungkin bisa bilang: "ah itu hak asasi", "ah biarin aja sepanjang mereka bahagia", cuma yah untuk hal2 yang bersifat prinsip seperti ini, saya gak bisa dibengkok2in..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;thanks inda, ayo2 yang lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@inda:<br />hey inda, makasih komennya, hehe.. kacau kan ceritanya, crita nyata loh, dan aku udah liat sendiri fsnya, smentara sobatku udah ketemuan dan berinteraksi sama mereka, cckk.. si angel bgitu bodohnya buat saya, dengan sengaja dimasukkannya dirinya ke jurang homoseksualitas, orang bilang life&#8217;s a choice, cuma choice juga ada yang bener ada yang salah..</p>
<p>soal nilai2 keagamaan, ya saya setuju ama inda, kita emang bisa selalu mengkaitkannya dengan masalah agama.. orang mungkin bisa bilang: &#8220;ah itu hak asasi&#8221;, &#8220;ah biarin aja sepanjang mereka bahagia&#8221;, cuma yah untuk hal2 yang bersifat prinsip seperti ini, saya gak bisa dibengkok2in..</p>
<p>thanks inda, ayo2 yang lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: inda_ardani</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-558</link>
		<dc:creator>inda_ardani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 03:49:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-558</guid>
		<description>oh jadi begitu yah, kirain ... kirain ... nvm, :)&lt;br/&gt;karena semua udah ngasih pendapat masing2 soal homo gitu, inda mau ngobrolin bagian intronya ah. wah-wah kok ternyata ada ya kejadian kayak gitu, mustinya mereka diekpos sekalian aja, lumayan hebohnya bisa nyaingin infotainment yang isinya kebanyakan cuma artis2 (yang istilah adite) gak meaning&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;belum mau masuk ke soal homo. dipikirpikir tu dua orang juga nggak beres. angel nggak punya prinsip, rony jahat. iya dong. kalo dilihat dari reaksi angel pas tahu roni ternyata 'gitu', berarti aslinya angel straight dong. nah, kenapa dia akhirnya mau aja nerima rony? apakah dia segitu haus perhatiannya sampe sampe dia mikir 'yo wis mau homo juga gak papa yang penting dia bisa ngasih perhatian ke aku kayak yang aku mau' gitu? angel ac/dc? payah&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;dan rony? rony orang yang jahat banget (aslinya pengen ngata2in tapi ya udahlah ngga ngefek juga :p). iyalah, mustinya seblm ketemuan tu, mereka kan udah berkomunikasi cukup intens, mustinya sejak belum ketemu rony bilang dong yang sebenernya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;iyalah, mustinya dia tau diri, gak semua orang bisa nerima keadaan dia yang 'beda'itu, angel punya hak untuk mempertimbangkan sejak awal, bukannya ngasih tahu ... eh malah mengulur2 waktu sampe saat ketika angel udah segitu dalemnya perasaannya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;ini sih sama aja pengkhianatan. kerdil juga wataknya rony gak mau ngaku dari awal. apa dia pikir dia berhak kayak gitu&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;rony jelas udah bohong dalam hal besar, kenapa angel masih mau terima dia, ini lho yang saya bilang dia nggak punya prinsip&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;tapi karena mereka akhirnya jadian ya kita mau gimana juga. bersyukur ini nggak terjadi sama relasi terdekat kita, soalnya pasti bakal memprihatinkan banget.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;soal homo itu bagian dari gen ... well, pernah denger juga sih. tapi yang namanya gen itu kan cuma memberikan ke cenderungan. inda lagi baca buku the divine message of DNA yang ditulis sama prof kazuo murakami. blom selesai baca sih, tapi dari awal juga kelihatan banget kalo prof murakami itu terus menerus menekankan bahwa yang namanya gen tu cuma kecenderungan dan bahkan bisa diubah (buku itu adalah catatan spiritualnya berkut kesimpulan umum dari rangkaian penelitian ttg genetika-nya).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;kendalinya ya lewat perilakunya lah. jangankan pasangan homo, yang hetero aja saya sebel kalo mereka sok mesra2an di depan umum. yeah, mungkin konservatif juga sih, tapi kan saya kadang jalan sama adik or keponakan yang masih kecil, masa sih saya rela pandangan mereka dirusak hal-hal yang tidak mendidik kayak gitu. mbok ya nyadar gituuuuu, oi tempat umum tu artinya kita semua punya hak buat ngerasa comfort di sono woy&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;tapi topik ini lain dengan kasus transeksual ya. kan ada juga orang-orang yang di kemudian hari dalam hidupnya baru ketahuan kalo ternyata dia bukan berjenis kelamin seperti yang selama ini dia tahu. ya mungkin salah satu simptomnya adalah ketertarikan seksualnya itu, contoh cowo yang pas pubernya kok naksir cowo juga, setelah diperiksa dokter ternyata hormon estrogennya lebih dominan gitu, dan biasanya ada tanda-tanda lain juga. kalo ternyata kemudian dia harus operasi yang mengubah jalan hidupnya tentunya pas dia ada pasangannya yang mau nerima dia apa adanya gitu bukan lagi dibilang homo ya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;oh iya, yang satu ini sampe kapanpun tetep relevan dilihat dari sudut pandang agama. bagus kak yuki punya prinsip begitu. soalnya Tuhan tidak membiarkan begitu saya hamba-Nya tanpa petunjuk menghadapi cobaan. petunjuk tu ada di mana2, cuma manusianya aja yang suka cuek. mereka yang homo gitu pastinya dapet saran dari kanan-kiri juga, tapi yah yang nggak mau dibilangin tetep aja begitu, bukannya berusaha nyari pihak2 yang bisa ngelurusin&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;dari yang saya baca selama ini sih orang jadi homo karena ada latar belakangnya misalnya salah satu orang tua yang kelewat galak, jadinya yang ada saya kasihan sama mereka. makanya setuju ma kak gerry dan yang lain, bergaul ma mereka sih oke aja tapi kita juga perlu tegas nunjukin kalo homo itu bukan sesuatu yang kita benarkan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*inda gak ada relasi homo. atau inda aja yg blm tahu? pyuuuh .. cape juga mikir orang2 yg ngga jelas gitu*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh jadi begitu yah, kirain &#8230; kirain &#8230; nvm, <img src='http://sherwintobing.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <br />karena semua udah ngasih pendapat masing2 soal homo gitu, inda mau ngobrolin bagian intronya ah. wah-wah kok ternyata ada ya kejadian kayak gitu, mustinya mereka diekpos sekalian aja, lumayan hebohnya bisa nyaingin infotainment yang isinya kebanyakan cuma artis2 (yang istilah adite) gak meaning</p>
<p>belum mau masuk ke soal homo. dipikirpikir tu dua orang juga nggak beres. angel nggak punya prinsip, rony jahat. iya dong. kalo dilihat dari reaksi angel pas tahu roni ternyata &#8216;gitu&#8217;, berarti aslinya angel straight dong. nah, kenapa dia akhirnya mau aja nerima rony? apakah dia segitu haus perhatiannya sampe sampe dia mikir &#8216;yo wis mau homo juga gak papa yang penting dia bisa ngasih perhatian ke aku kayak yang aku mau&#8217; gitu? angel ac/dc? payah</p>
<p>dan rony? rony orang yang jahat banget (aslinya pengen ngata2in tapi ya udahlah ngga ngefek juga :p). iyalah, mustinya seblm ketemuan tu, mereka kan udah berkomunikasi cukup intens, mustinya sejak belum ketemu rony bilang dong yang sebenernya.</p>
<p>iyalah, mustinya dia tau diri, gak semua orang bisa nerima keadaan dia yang &#8216;beda&#8217;itu, angel punya hak untuk mempertimbangkan sejak awal, bukannya ngasih tahu &#8230; eh malah mengulur2 waktu sampe saat ketika angel udah segitu dalemnya perasaannya.</p>
<p>ini sih sama aja pengkhianatan. kerdil juga wataknya rony gak mau ngaku dari awal. apa dia pikir dia berhak kayak gitu</p>
<p>rony jelas udah bohong dalam hal besar, kenapa angel masih mau terima dia, ini lho yang saya bilang dia nggak punya prinsip</p>
<p>tapi karena mereka akhirnya jadian ya kita mau gimana juga. bersyukur ini nggak terjadi sama relasi terdekat kita, soalnya pasti bakal memprihatinkan banget.</p>
<p>soal homo itu bagian dari gen &#8230; well, pernah denger juga sih. tapi yang namanya gen itu kan cuma memberikan ke cenderungan. inda lagi baca buku the divine message of DNA yang ditulis sama prof kazuo murakami. blom selesai baca sih, tapi dari awal juga kelihatan banget kalo prof murakami itu terus menerus menekankan bahwa yang namanya gen tu cuma kecenderungan dan bahkan bisa diubah (buku itu adalah catatan spiritualnya berkut kesimpulan umum dari rangkaian penelitian ttg genetika-nya).</p>
<p>kendalinya ya lewat perilakunya lah. jangankan pasangan homo, yang hetero aja saya sebel kalo mereka sok mesra2an di depan umum. yeah, mungkin konservatif juga sih, tapi kan saya kadang jalan sama adik or keponakan yang masih kecil, masa sih saya rela pandangan mereka dirusak hal-hal yang tidak mendidik kayak gitu. mbok ya nyadar gituuuuu, oi tempat umum tu artinya kita semua punya hak buat ngerasa comfort di sono woy</p>
<p>tapi topik ini lain dengan kasus transeksual ya. kan ada juga orang-orang yang di kemudian hari dalam hidupnya baru ketahuan kalo ternyata dia bukan berjenis kelamin seperti yang selama ini dia tahu. ya mungkin salah satu simptomnya adalah ketertarikan seksualnya itu, contoh cowo yang pas pubernya kok naksir cowo juga, setelah diperiksa dokter ternyata hormon estrogennya lebih dominan gitu, dan biasanya ada tanda-tanda lain juga. kalo ternyata kemudian dia harus operasi yang mengubah jalan hidupnya tentunya pas dia ada pasangannya yang mau nerima dia apa adanya gitu bukan lagi dibilang homo ya</p>
<p>oh iya, yang satu ini sampe kapanpun tetep relevan dilihat dari sudut pandang agama. bagus kak yuki punya prinsip begitu. soalnya Tuhan tidak membiarkan begitu saya hamba-Nya tanpa petunjuk menghadapi cobaan. petunjuk tu ada di mana2, cuma manusianya aja yang suka cuek. mereka yang homo gitu pastinya dapet saran dari kanan-kiri juga, tapi yah yang nggak mau dibilangin tetep aja begitu, bukannya berusaha nyari pihak2 yang bisa ngelurusin</p>
<p>dari yang saya baca selama ini sih orang jadi homo karena ada latar belakangnya misalnya salah satu orang tua yang kelewat galak, jadinya yang ada saya kasihan sama mereka. makanya setuju ma kak gerry dan yang lain, bergaul ma mereka sih oke aja tapi kita juga perlu tegas nunjukin kalo homo itu bukan sesuatu yang kita benarkan</p>
<p>*inda gak ada relasi homo. atau inda aja yg blm tahu? pyuuuh .. cape juga mikir orang2 yg ngga jelas gitu*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-557</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 13:40:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-557</guid>
		<description>@jubel:&lt;br/&gt;hehe, I know, menjudge memang bukan sesuatu yang baik kawan, cuma yang ingin gw tekankan sebenernya adalah kita selalu melihat para aktivis gay, lesbian, transgender atau biseks atau apalah triak2 persamaan hak dan pengen bisa dimengerti, cuman kebanyakan dari mereka sendiri gak pernah mau mengerti kita kan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;point berikutnya, gw gak peduli kok temenan ama gay, sepanjang dia jujur dia gay, biar gw juga tau gimana harus bertindak.. jangan ampe tiba2 gw ganti baju depan dia trus dia horni, yahahaha..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;setuju gak?&lt;br/&gt;P.S: He's my idol too jubel, sayang buat gw masih sangat susah buat nyontoh teladan Dia, hehe..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;thanks komennya temen2, masih ditunggu yang lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@jubel:<br />hehe, I know, menjudge memang bukan sesuatu yang baik kawan, cuma yang ingin gw tekankan sebenernya adalah kita selalu melihat para aktivis gay, lesbian, transgender atau biseks atau apalah triak2 persamaan hak dan pengen bisa dimengerti, cuman kebanyakan dari mereka sendiri gak pernah mau mengerti kita kan?</p>
<p>point berikutnya, gw gak peduli kok temenan ama gay, sepanjang dia jujur dia gay, biar gw juga tau gimana harus bertindak.. jangan ampe tiba2 gw ganti baju depan dia trus dia horni, yahahaha..</p>
<p>setuju gak?<br />P.S: He&#8217;s my idol too jubel, sayang buat gw masih sangat susah buat nyontoh teladan Dia, hehe..</p>
<p>thanks komennya temen2, masih ditunggu yang lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: michael jubel</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-556</link>
		<dc:creator>michael jubel</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 23:22:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-556</guid>
		<description>homoseksualitas emang salah.. tapi kita semua tahu bahwa manusia gak selalu melakukan hal yang benar sekalipun mereka tahu yang mereka lakukan itu salah..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;hehe.. simple kan..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;nahh.. karena kita semua sama-sama manusia.. kita semua tau yang benar dan yang salah (tapi tetep aja kadang-kadang ngelakuin hal yang salah), jadi ga ada alesan buat kita sesama manusia untuk saling nge-judge siapa yang lebih baik, siapa yang lebih rendah harga dirinya, siapa yang lebih terhormat, dll, dsb.. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;gini aja simplenya.. simple but extreme.. hahaha... misalnya kita punya temen.. dia normal.. katakanlah cowo.. tapi cewenya ada 7 dan selingkuh2 gt.. n cewe2nya gak tau mereka tuh di-tujuh-in.. lalu tuh temen kita itu ML tiap hari 7 DAYS A WEEK ama cewenya SEHARI SATU.. lalu tu temen kita kerjanya nge-drugs, ga jelas, kuliah ancur, dll, dsb..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;nah ada temen kita satu lagi.. dia cowo juga.. tapi HOMO.. punya pacar.. CUMAN satu.. dia setiaa bgtt ama pacarnya (homo juga).. lalu di kehidupan sehari-hari dia terhomat di segala aspek dan bidang.. hormat kepada orang tua, baik pada sesama, dan kepada masyarakat (sering nyumbang ke panti asuhan, panti jompo, dll, dsb)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;siapa kira2 yang lebih baik?&lt;br/&gt;&gt;&gt;temen normal kita: dosa karena selingkuh, nujuh-in cewe, nge-drugs, kuliahnya ancur, gak tanggung jawab ama amanat orang tua buat belajar&lt;br/&gt;&gt;&gt;temen homo kita: dosa karena dia memilih untuk jadi HOMO&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;apakah layak kita mengatakan temen HOMO kita lebih rendah harga dirinya dibanding teman normal kita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;ato mungkin.. apakah kita layak mengatakan KITA lebih terhormat dari teman homo kita.. yakin??&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;---tokoh dunia favorit gua pernah ditanya tentang pelacur yang mau dihukum rajam. lalu Dia bilang barangsiapa yang TIDAK BERDOSA hendaklah dia PERTAMA KALI mengambil batu dan melemparkan batu itu ke pelacur itu. dan u know what? gak ada satu orang pun yang ngelempar. yang ada tu orang2 langsung pada bubar.---&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;skrg gua tanya.. apakah pelacur itu berdosa? PASTINYA. tp tetep aja gak ada seorang pun yang berhak MERAJAM mereka kecuali Tuhan sendiri. (karena memang dosa ialah pertanggungjawaban pribadi kita kepada Tuhan)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;lalu gimana kelanjutan cerita pelacur yang mau dirajam itu?&lt;br/&gt;---Lalu tu orang2 pada bubar dan tokoh favorit gua mendekati pelacur itu dan lalu Dia berkata "pergilah dan JANGAN LAKUKAN ITU LAGI.."---&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"who are we to judge them?"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;it's just a thought.. hehehe...&lt;br/&gt;and still thanking GOD for being normal.. hehehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>homoseksualitas emang salah.. tapi kita semua tahu bahwa manusia gak selalu melakukan hal yang benar sekalipun mereka tahu yang mereka lakukan itu salah..</p>
<p>hehe.. simple kan..</p>
<p>nahh.. karena kita semua sama-sama manusia.. kita semua tau yang benar dan yang salah (tapi tetep aja kadang-kadang ngelakuin hal yang salah), jadi ga ada alesan buat kita sesama manusia untuk saling nge-judge siapa yang lebih baik, siapa yang lebih rendah harga dirinya, siapa yang lebih terhormat, dll, dsb.. </p>
<p>gini aja simplenya.. simple but extreme.. hahaha&#8230; misalnya kita punya temen.. dia normal.. katakanlah cowo.. tapi cewenya ada 7 dan selingkuh2 gt.. n cewe2nya gak tau mereka tuh di-tujuh-in.. lalu tuh temen kita itu ML tiap hari 7 DAYS A WEEK ama cewenya SEHARI SATU.. lalu tu temen kita kerjanya nge-drugs, ga jelas, kuliah ancur, dll, dsb..</p>
<p>nah ada temen kita satu lagi.. dia cowo juga.. tapi HOMO.. punya pacar.. CUMAN satu.. dia setiaa bgtt ama pacarnya (homo juga).. lalu di kehidupan sehari-hari dia terhomat di segala aspek dan bidang.. hormat kepada orang tua, baik pada sesama, dan kepada masyarakat (sering nyumbang ke panti asuhan, panti jompo, dll, dsb)</p>
<p>siapa kira2 yang lebih baik?<br />>>temen normal kita: dosa karena selingkuh, nujuh-in cewe, nge-drugs, kuliahnya ancur, gak tanggung jawab ama amanat orang tua buat belajar<br />>>temen homo kita: dosa karena dia memilih untuk jadi HOMO</p>
<p>apakah layak kita mengatakan temen HOMO kita lebih rendah harga dirinya dibanding teman normal kita?</p>
<p>ato mungkin.. apakah kita layak mengatakan KITA lebih terhormat dari teman homo kita.. yakin??</p>
<p>&#8212;tokoh dunia favorit gua pernah ditanya tentang pelacur yang mau dihukum rajam. lalu Dia bilang barangsiapa yang TIDAK BERDOSA hendaklah dia PERTAMA KALI mengambil batu dan melemparkan batu itu ke pelacur itu. dan u know what? gak ada satu orang pun yang ngelempar. yang ada tu orang2 langsung pada bubar.&#8212;</p>
<p>skrg gua tanya.. apakah pelacur itu berdosa? PASTINYA. tp tetep aja gak ada seorang pun yang berhak MERAJAM mereka kecuali Tuhan sendiri. (karena memang dosa ialah pertanggungjawaban pribadi kita kepada Tuhan)</p>
<p>lalu gimana kelanjutan cerita pelacur yang mau dirajam itu?<br />&#8212;Lalu tu orang2 pada bubar dan tokoh favorit gua mendekati pelacur itu dan lalu Dia berkata &#8220;pergilah dan JANGAN LAKUKAN ITU LAGI..&#8221;&#8212;</p>
<p>&#8220;who are we to judge them?&#8221;</p>
<p>it&#8217;s just a thought.. hehehe&#8230;<br />and still thanking GOD for being normal.. hehehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuki Tobing</title>
		<link>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-555</link>
		<dc:creator>Yuki Tobing</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 11:31:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://sherwintobing.com/2007/09/27/sebuah-kisah-tentang-homoseksualitas/#comment-555</guid>
		<description>@yonna:&lt;br/&gt;makasih mbak yonna, mudah2an saya bisa menyumbangkan sesuatu yang berguna di sana..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;saya juga kasihan kok ama mereka, kasihan ngeliat nasib mereka yang nyalahin kodrat dan dipandang rendah masyarakat sekitar.. yah sepanjang mereka bahagia ya udahlah, silahkan aja, asal gak colek2 saya.. serem..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;makasih komennya mbak yonna, hehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yonna:<br />makasih mbak yonna, mudah2an saya bisa menyumbangkan sesuatu yang berguna di sana..</p>
<p>saya juga kasihan kok ama mereka, kasihan ngeliat nasib mereka yang nyalahin kodrat dan dipandang rendah masyarakat sekitar.. yah sepanjang mereka bahagia ya udahlah, silahkan aja, asal gak colek2 saya.. serem..</p>
<p>makasih komennya mbak yonna, hehe..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
