Cepat Bilang "I Love You" pada Orang Tua Anda
Sekali lagi saya mohon maaf karena selama minggu lalu saya tidak sempat mengupdate blog saya dan membalas pesan dan komentar para pembaca sekalian, karena lagi-lagi saya disibukkan oleh berbagai kegiatan di kampus dan travelling. Sebagian dari artikel ini saya tulis kemarin sore di tengah kesendirian saya di dalam kereta perjalanan pulang saya ke Budapest dari Vienna.Artikel saya kali ini sedikit berkaitan dengan membahagiakan orang tua. Ya, sebagai manusia yang normal, tentu orang tua kita ingin memiliki kebahagiaan dan indahnya perasaan dicintai. Saya secara sengaja meletakkan fokus pembahasan kali ini ke orang tua karena beberapa hal tertentu yang akan saya bahas di bagian akhir artikel saya. Lantas, apa yang saya maksud dengan membahagiakan orang tua? Apa pula pentingnya membahagiakan orang tua?
Menurut pandangan saya, cara membahagiakan orang tua dapat kita bagi menjadi dua cara:
1. Melalui Tindakan Konkrit
Membahagiakan orang tua tidak semata-mata berarti kita harus membelikan mereka hadiah atau semacamnya.
Kita bisa mulai dengan hal-hal sederhana seperti berprestasi di sekolah/universitas yang jelas akan membuat mereka merasa bangga (I still remember there were tears in my dad’s eyes in my high school’s graduation day), memberikan perhatian, menunjukkan sikap hormat, mendoakan mereka, dan sebagainya.
Saya sendiri suka meluangkan waktu untuk sekedar menelepon mereka demi menanyakan kabar mereka, ya saya tahu tarif telepon internasional memang mahal dan saya bukanlah orang kaya, namun saya pikir apa salahnya berbicara satu menit per dua atau tiga hari demi mengetahui apakah mereka sehat atau sakit.
Saya telah berkali-kali menyaksikan dengan mata saya sendiri teman saya yang marah ke orang tuanya hanya gara-gara tidak diberikan uang saku untuk jalan-jalan. Saya bahkan pernah melihat rekan yang mengancam akan membunuh orang tuanya di depan mereka sendiri. Betapa memalukan bukan?
2. Melalui Perkataan
Saya telah hidup bersama orang tua saya selama 20++ tahun, namun setelah mencoba menghitung-hitung, rasanya frase “I love you” yang saya ucapkan ke orang tua saya jumlahnya jauh lebih sedikit daripada yang saya ucapkan ke pacar saya yang “baru” bersama saya selama 5 tahun. Saya 99% confident bahwa para pembaca sekalian juga mengalami hal yang sama.
Beberapa hambatan yang dapat terpikirkan antara lain adalah perasaan malu dan tidak terbiasa. Tentu anda pernah memperhatikan betapa bahagianya pacar anda ketika anda mengatakan hal tersebut, hal yang sama tentu berlaku pada orang tua anda. Saya juga baru mulai melatih diri untuk mengucapkan kata-kata tersebut pada orang tua saya sejak sekitar 2-3 tahun lalu, setelah saya meninggalkan Indonesia, dan ya, saya masih dalam proses latihan bahkan sampai saat ini.
Konklusi:
Saya menulis artikel ini karena saya menyadari betul bahwa orang tua juga manusia biasa yang butuh perasaan dicintai, terlebih lagi dari anak-anaknya sendiri, namun sayangnya kenyataan menunjukkan bahwa banyak sekali kaum muda yang tidak menunjukkan cintanya pada orang tua mereka, baik secara sengaja maupun tidak, baik karena malu maupun karena memang benci kepada orang tuanya. Saya jadi teringat ke lirik lagu “Big Yellow Taxi” yang dinyanyikan oleh Counting Crows:
“don’t it always seem to go, that you don’t know what you’ve got till it’s gone”
Ya, terkadang manusia tidak menyadari apa yang mereka miliki sebelum “barang” itu hilang. Cepat sampaikan perasaan anda ke orang tua anda, ya, selagi mereka masih hidup, beritahu mereka bahwa anda mencintai mereka, katakan pada mereka “I love you“.
Artikel ini didedikasikan bagi kedua orang tua saya yang sangat hebat. Pa, Ma, aku sayang kalian, sehat-sehat selalu yaa..
Artikel tulisan saya ini juga bisa dibaca di sini. Image was taken from here.


November 21st, 2007 at 3:59 am
saya langsung telpon ibu saya…
November 21st, 2007 at 6:18 am
lagu Counting Crows yang barengan ma Vannessa Carlton kan?! lagunya emang enak ya
ya kadang kita baru sadar beratnya dan pentingnya peran ortu saat kita jadi ortu jugak. kalo anak kita mau nurut ma kita, maka kita harus nurut dulu ma ortu kita (jika mereka masih hidup).
*pengalaman pribadi sih
November 21st, 2007 at 6:27 am
Wah, sangat mengena…mak jleb..gitu kalo ungkapan jawanya…sampai 24 tahun ini saya hidup di dunia, kayaknya belom pernah sekalipun saya mengucap “aku cinta kalian” sama orang tua saya…mungkin karena di keluarga saya gak ada kebiasaan macem itu..paling banter saya ngucapin selamat ulang tahun aja ma bapak/ibu saya…semoga saya gak dicap anak durhaka gara-gara itu…Tapi ya gimana ya…aneh, rikuh, kikuk, dan berasa lucu gitu e kalo harus bilang gitu ma orang tua saya…saya lebih suka menunjukkan rasa sayang dan cinta saya ma mereka lewat perhatian dan sikap2 saya dirumah..semoga itu udah cukup buat mereka…hiks..jadi sedih Yuk…
November 21st, 2007 at 8:10 am
trims ya bang untuk kejujurannya. mami berdoa untuk anak mami semua setiap hari supaya menjadi anak yang takut akan Tuhan dan ini menjadi dasar dari semua kehidupan kalian. I love you too !!!!
November 21st, 2007 at 8:47 am
kayany smenjak kita jauh dr mereka kata “I Love You” makin sering diucapkan ya yuk haha.bahkan si ibu langsung turun tangan isi cmnt dsni hahaha.dan ide blog ini kan juga berkat dua buah lagu yang kita putar d iPod saptu kemarin(bunda-melly,yang terbaik bagimu-ada band)i miss daddy and mommy :c
November 21st, 2007 at 10:16 am
jadi terharu baca tulisan kamu Yuk .. jujur .. saya pun selama ini tdk pernah mengucapkan kata-kata itu secara langsung .. saya sendiri lebih suka mengungkapkan rasa sayang pada mereka melalui tindakan yang minimal membuat mereka tersenyum .. ^^
walaupun tidak secara lisan .. dalam hati pun saya selalu mendoakan mereka ..
Ma .. Pa .. ‘I Love U’ … ^^
November 21st, 2007 at 10:18 am
sori lupa ngisi nama .. ^^
November 21st, 2007 at 4:36 pm
sangat menyentuh, jadi sedih deh bacanya, abisnya orang tuaku udah nggak lengkap lagi, anyway, thanks ya
November 22nd, 2007 at 1:58 pm
Berbuat baiklah kepada orang tua ketika ia masih hidup. Banyak orang merasa menyesal saat ortunya telah tiada karena merasa belum berbuat banyak bagi mereka semasa hidupnya. Selagi masih ada kesempatan jangan lupakan itu. Durhaka kepada orang tua adalah suatu dosa besar.
November 22nd, 2007 at 5:05 pm
ciee,,
Yuki lagi kangen rumah rupanya..
hehe.
yup, kita kadang lupa mengucapkan kata sayang buat orang2 yang paling sayang sama kita.
hiks.. merasa tersindir.
November 22nd, 2007 at 9:16 pm
hiks…jd nitikin air mata…
ya Allah… aku cuma tinggal satu nih … moga bisa berbakti sama dia…amiinn
November 23rd, 2007 at 1:44 pm
kasih orang tua memang ga berbatas…
sebandel apapun anaknya, cinta mereka gakan pernah abis..
November 23rd, 2007 at 10:14 pm
@mas iman:
and did you say that you really ove her?
@mbak yonna:
betul, yang itu lagunya mbak yonna.. saya setuju ama mbak yonna loh, orang tua saya juga kadang suka bilang begitu, hehe..
@joell aka tukang nggunem:
huhu, say it man, biarkan mereka tau kalo loe sayang mereka, gw juga tau kok emang kadang gak biasa aja rasanya buat ngomong begitu, cuma yaah, gak ada salahnya kan bahagiain mereka? hehe..
tapi bagus itu kalo udah lewat perbuatan juga.. hehe..
@gipsy aka NYOKAP GW:
halo ma, hehe, pas banget sih mami buka blog ini aku nulis artikel ini? hehe, sama2 ma, aku juga sayang kaliann..
makasih doanya ma..
@sacrasavin aka ADEK GW:
haha, itu mah kau bodoh, aku kan emang udah jadi anak berbakti dari dulu, yahahaha.. kau kan emang gak beres kelakuannya, becanda denk..
thanks to those two songs..
@shige:
bagus shige, gw seneng dnegernya, sedih kadang ngeliat yang kerjaannya bikin ortu kesel doank.. gw akuin gw juga dulu pembangkang, dan skrg masih suka buat mereka kesel, cuma kalo yang dulu dengan sengaja, skrg gak sengaja.. hehe.. well, I think I’m making a progress..
@awi:
sama2 awi, sorry to hear that, disayang2 yah ortunya..
@muhammad mufti:
salam kenal kawan, I know, you’re damn right, sesuai ama quote lagu yang tak masukin di artikel ini, hehe..
@vienz:
haha, ngerasa kesindir vienz?
hayo, ceptan bilang sana, kalo cuma perbuatan kan beda rasanya..
iya nih,lagi kangen rumah, huhu, sepi euy sendirian di sini..
@ibu ichaawe:
huhu, sorry to hear that bu, disayang2 trus yah bu ortunya.. tell him/her that you really love him/her..
@w i n i:
salam kenalmbak, benar sekali itu, saya tau saya brengsek, saya malu karena merekamasih sayang saya, huhu..
@all: makasih yang udah komen yah.. ayo2 yang lain..
November 25th, 2007 at 2:55 am
Orang tua memang gak pernah pamrih ya, menurut mereka kebahagian kita sebagai anak nya, adalah kebahagian mereka juga. Suatu saat kita yang akan ada di posisi mereka…
November 25th, 2007 at 10:19 am
bener banget nih.. malah kadang2 kita suka lupa bersyukur atas orang tua kita. malahan kita iri ngeliat ama ortu orang laen. btw kok pikiran kita sama kali bang! baru saja kupublish posting ku tentang orang tua juga! ahh kauu ini punn. hahaha..
Mauliate. Hahahaha..
November 26th, 2007 at 4:43 am
yeah saya tiap ari dah bilang i lop u ma ortu,,,love love love my mom,,hehhehe
November 27th, 2007 at 11:22 am
Gue agak pusing juga, soalnya tiap bilang I LOVE U sama ibu, dia langsung berkaca-kaca dan nagis diem-diem… :p
November 30th, 2007 at 9:08 pm
Aku udah pernah bilang tuh Yuk. Tapi cuma bilang aja, (seingetku) blum pernah nunjukin dengan bukti konkrit bahwa aku mencintai mereka.
Sampe sekarang bisanya cuma nyusahin mereka doank..
December 3rd, 2007 at 11:10 am
versi Craig David, You don’t miss your water till the well runs dry…
Tapi saya memang kurang bisa mengekspresikan lewat kata. Lebih mudah lewat tindakan nyata, seperti ngasih uang belanja sama dia saat pusing kehabisan duit
December 4th, 2007 at 9:22 pm
@gilang:
I know, gw harap suatu saat nanti gw juga bisa jadi ortu kayak mereka.. they’re my inspirations..
@jubel:
huhu, cuma post loe lebih keren lae isinya, lebih detail dan padat.. kalo gw ditulisnya dalam keadaan buru2 nih, tapi gw seneng ada orang2 juga yang masih care ama ortunya macem loe..
@koolsonic:
itu bagus kawan..
@neng keke:
gakpapa kan? artinya terharu itu dia, hehe..
@pushandaka:
I know, gw juga kerjaannya nyusahin doank kadang, cuma gw pengen mereka tau kalo gw sayang mereka, hehe..
@isnuansa:
wah, makasih tambahan kutipan lagunya, hehe.. enak yah udah bisa nyumbang buat ortu, udah kerja yah?
thanks guys, ayo2 yang belum komen..
December 8th, 2007 at 1:27 am
sherwin, sukses bikin gue berpikir kembali ttg my life and its magnitude. you have this side of sensitivity i’ve long observed but never found, tapi lewat tulisan ini i can say: yes i can see it’s there. thank you win!
p.s. i still think saying ‘i love you’ to my own parents is a task i’d never get done with. H-A-R-D.
December 8th, 2007 at 8:18 pm
@anonymous:
hehe, makasih kawan atas komennya, gw turut seneng kok, mudah2an loe suatu saat bisa mengatakannya ke ortu loe..
kok pake opsi anonymous? ini siapa ya? hehe..
January 2nd, 2008 at 1:51 am
wah gue langsung malu sama diri gue sendiri:(. Kenapa kita lebih sering merhatiin cewe kita sendiri ketimbang sama orang tua…
Emang susah banget ngucapin i love you ke ORtu…gak tau kenapa lidah rasanya lengket banget…huhu
January 29th, 2008 at 9:49 am
i love
nyu
nye..
hehehe korban iklan
tapi bener lho ki, orang indo kebanyakan susah buat bilang i love you ke ortu… mungkin ga dibiasain dari kecil kali ya kaya orang bulee…
February 5th, 2008 at 9:55 am
@denis:
salam kenal kawan, hehe, ayo2 dicoba terus ngucapinnya, meeka nunggu loh..
@Adite:
long time no see dite, hehe, emang bukan budaya sih dit, tapi kalo dibiasain kan gak salah, hehe..
thanks guys,,