Berikan Makanan, Mereka Lapar!! Sangat Lapar!!
Setelah 2 minggu tidak menghasilkan artikel baru yang disebabkan oleh banyaknya kegiatan di sekolah (iyaa, saya tahu alasannya selalu sama) dan sempat munculnya keinginan untuk pindah ke Wordpress, akhirnya saya menulis lagi.Saat saya mengunjungi forum blogfam tadi sore, saya menemukan sebuah link menarik, dimana kita dapat membantu menyumbangkan nasi bagi mereka yang kelaparan dengan mengikuti kuis gratis mengenai kosakata dalam bahasa Inggris saja. Mekanisme kerjanya akan saya bahas di akhir artikel ini. Hal ini langsung mengingatkan saya ke special lecture yang diberikan oleh salah seorang pejabat United Nations World Food Programme (WFP) di Jepang tahun lalu, karena itulah saya memutuskan untuk menulis mengenai masalah kelaparan dan penanggulangannya. Kebetulan saya masih menyimpan beberapa data dan angka yang diberikan pejabat tersebut, yang mana akan saya pergunakan dalam artikel ini.
Pertama-tama, mari kita samakan terlebih dahulu definisi kelaparan kita. Kelaparan bukanlah semata-mata memiliki perut yang kosong, kelaparan adalah tidak tercukupinya kebutuhan nutrisi harian kita. Kita juga harus membedakan kelaparan dari malnutrisi, karena malnutrisi bisa juga berarti kelebihan nutrisi seperti yang disebutkan di sini.
Ingin menolong mereka yang kelaparan? Ingin mengetahui lebih dalam mengenai usaha-usaha penanggulangan kelaparan?
KLIK DI SINI UNTUK MENGETAHUI PETA KELAPARAN DUNIA. Warna merah menunjukkan tingkat kelaparan yang melebihi 35% dan warna hijau menunjukkan tingkat kelaparan di bawah 2.5% dari jumlah penduduk. Jika anda perbesar gambar tersebut, anda akan mengetahui fakta-fakta berikut:
- Total kematian yang disebabkan oleh kelaparan per tahunnya melebihi total kematian akibat AIDS, malaria, dan TBC digabungkan jadi satu.
- Seorang anak mati tiap lima detik akibat kelaparan.
- Lebih banyak orang yang mati karena kelaparan daripada karena perang.
- Lebih dari 800 juta orang tahu persis bagaimana rasanya tidur sambil menahan rasa lapar.
Menurut saya, ada beberapa hal yang dapat diperkirakan sebagai penyebab kelaparan.
- Kemiskinan. Banyak sekali orang-orang yang terperosok di dalam jurang kemiskinan yang sangat dalam yang menyebabkan mereka bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli makanan.
- Bencana Alam. Bencana alam seperti banjir, kebakaran, dll yang merusak ladang akan mengurangi suplai makanan bagi penduduk sesuai dengan taraf kerusakannya.
- Faktor Geografis. Apabila sekelompok orang bertempat tinggal di suatu lokasi yang terisolasi dari dunia luar, e.g: sangat jauh dari pasar, topografi tidak cocok untuk berladang, dll, bencana kelaparan siap menghadang mereka.
- Ketidaksetaraan Gender. Akses terhadap makanan terkadang hanya diberikan bagi pria saja, akibatnya anak-anak dan para wanita merupakan korban utama kelaparan.
- Ledakan Populasi. Saya paling suka dengan teori ledakan populasi dan pernah membuat paper mengenai hal ini. Ledakan populasi bukanlah semata-mata jumlah penduduk yang sangat besar, melainkan suatu keadaan dimana tingkat pertumbuhan penduduk melebihi tingkat pertumbuhan jumlah MAKANAN, lapangan kerja, tempat tinggal dll.
Solusi atas masalah-masalah di atas yang dapat terpikirkan antara lain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesetaraan gender, mencoba menekan laju pertambahan penduduk yang semuanya sudah pernah saya bahas di sini dan di sini. Kita bisa menambahkan program bantuan dari organisasi internasional, seperti World Food Programme (WFP).
Setelah membolak-balik beberapa halaman website WFP, saya menemukan beberapa hal yang menarik. WFP menekankan pentingnya pendidikan, loh apa hubungannya sama kelaparan? Secara logika, apabila anda dan keluarga anda lapar, tidak mungkin anda akan menyekolahkan anak anda, karena yang paling diutamakan adalah mencari makanan. WFP dengan pintarnya menyuplai makanan lewat sekolah-sekolah, anak anda harus ke sekolah untuk mendapat makanan. Target jangka pendeknya adalah pemberantasan kelaparan, sedangkan target jangka panjangnya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, dan tentu pencegahan usaha nikah muda yang akan berujung pada pengurangan jumlah anak dalam satu keluarga. WFP juga turut berpartisipasi membangun infrastruktur, agar suplai makanan lebih memungkinkan.
Berdasarkan data yang saya peroleh dari pejabat WFP tersebut, dana WFP adalah sebesar US$ 3,3 milliar per tahun, yang 100% berasal dari sumbangan sukarela. Dari dana tersebut, 20 pesawat, 5000 truk, dan 40 kapal WFP dapat beroperasi setiap harinya demi menyalurkan makanan ke daerah yang dijangkiti kelaparan.
Terlihat hebat huh? Tunggu sampai anda mengetahui bahwa subsidi yang diberikan negara maju pada petaninya selama seminggu dapat menutupi dana tahunan sumbangan makanan. Tunggu sampai anda mengetahui bahwa jumlah sumbangan makanan yang ada hanya 0,3% dari jumlah makanan yang diproduksi di dunia. Tunggu sampai anda mengetahui bahwa beberapa negara maju membuang makanan sisa lebih banyak dari jumlah makanan yang tersedia untuk disumbangkan oleh WFP per tahunnya.
Entah bagaimana pendapat anda setelah membaca artikel ini, yang saya tahu terkadang kita sering melupakan pentingnya makanan. Kita merasa membuang makanan sisa adalah sesuatu hal yang lumrah, namun di belahan lain dunia ini ada jutaan orang yang rela berkelahi demi sesuap nasi.
APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN DONK?
Selain belajar menghargai makanan dan mensyukuri rahmat Tuhan, kita dapat langsung menuju ke website FreeRice (partner dari www.poverty.org) dan mengikuti kuis kosakata bahasa Inggris, kita hanya diharuskan untuk mencari sinonim dari kata yang ditulis di situ.
Untuk setiap jawaban anda yang betul, sebuah perusahaan tertentu akan menyumbangkan 20 butir beras. Semakin banyak jawaban anda yang betul, semakin banyak butir gandum yang akan disumbangkan. Sejak Oktober 2007 hingga saat artikel ini ditulis, sudah 6,605,331,970 butir gandum yang disumbangkan.
Bayangkan, daripada anda buang-buang waktu dengan melakukan kegiatan yang tak berguna, anda bisa menyumbang untuk mereka yang kelaparan sembari memperkaya kosakata bahasa Inggris anda. Anda juga bisa membantu mempromosikan website ini dengan memasang banner FreeRice yang bisa didapatkan di sini. Saya telah memasangnya di halaman depan blog saya.
Mengapa kita harus lakukan semua ini? James T. Morris, direktur WFP, pernah berkata:
Ensuring sound nutrition has to be the very first investment a society makes in its children..
Saya percaya anda yang masih punya hati akan berpartisipasi. Tuliskan komentar anda.
Image was taken from here.



December 7th, 2007 at 2:26 am
hahahaha.. gua komentar pertama.. hehehe..
iya World Food Programme nya UN emang lagi marak dimana-mana.. waktu gua makan ke Pizza Hut, ke KFC, dan beberapa tempat lainnya tuh banyak alat-alat kampanye WFP yang dipajang dimana-mana.. Jadi setiap rupiah yang kita bayarkan bakal disumbang ke WFP itu..
miris banget emang.. saat kita makan Pizza Hut Meat Lover dengan Cheesy Bites ukuran Large yang harganya Rp70.0000, kita ngeliat foto anak kecil kumel kotor gak jelas yang belum makan ampe beberapa hari.. hehehe..
ya marilah kita lebih sadar lagi terhadap sesama kita.. gak cuman gara-gara ada WFP doang.. tapi setiap saat dan sampai seterusnya..
-> btw gua agak bingung dengan identity blogger sekarang.. kalo gua self-hosting wordpress gua pake yang mana ya? lebih seneng pake yang lama..
December 7th, 2007 at 7:52 am
kesenjangan sosial ada dimana2
December 7th, 2007 at 2:04 pm
serius lo kesetaraan gender bisa membuat kelaparan?
akses makanan lebih ke cowok? maksudnya? gw ngeliat pas Indonesia krismon dolo, malah perempuan yang lebih berinisiatif untuk nimbun makanan.
btw, gw punya tugas suci buat elo. berkunjung ke blog gw ya. hihi.
December 7th, 2007 at 2:15 pm
bang yuki..
aku meneteskan air mata saat membaca artikel ini….
December 8th, 2007 at 3:45 pm
ehmm lebih baik memberi bukan dari pada meminta?
keren ki postingan nya. Well seperti lagu nya john mayer… waiting on the world to change 
December 8th, 2007 at 4:21 pm
ayo2 pindah wordpress bareng aku..
-SatoNa-
December 9th, 2007 at 2:54 am
jadi kapan pindah ke WP
December 9th, 2007 at 4:51 am
thanks udah ngingetin, itu masalah kita bersama
December 9th, 2007 at 10:12 am
Good article! Ayo play freerice tiap hari (drpd browsing ga karuan ya:-) )
December 11th, 2007 at 12:11 pm
eh, ga jd pindah ke WP toh, Yuki? hehehe… xP
btw, peta Indonesia kayaknya lebih banyak kuningnya, ya?
kalo kuning itu menandakan apa?
hmmm… aneh jg yah cara nyumbangnya!
berhubung bahasa Inggris kami ga bagus2 banget, jd sulit dunkz buat menyumbang dengan cara itu?
December 11th, 2007 at 10:17 pm
@jubel:
bagus itu bel kalo loe udah sadar masih banyak yang masih kekurangan, hehe.. gw rasa sih itu iklan juga bisa buat ngingetin kaum “the haves” bahwa suatu saat mungkin mereka jadi “the have-nots”.
soal link, loe ganti aja nama loe jadi http://michaeljubel.com di opsi nickname, emang sih gak bisa diclick, cuma kan gw tinggal copy paste bisa dateng juga..
@anang:
yap, have you done something to overcome the problem?
@mynameisnia:
benar nia, jangan liat kelaparan yang di Indo, itu mah kekurangan doank, ini kelaparan yang bener2 bikin mati, karena emang gak memungkinkan buat nyari makanan, situasi sudah sangat ekstrim..
soal tugas suci, ntr aja ngerjainnya yah, menjelang tahun baru.. hehe..
@kucil honey:
hehe, ayo diapus air matanya.. cobain freerice, belajar berkontribusi..
@putlie:
tentu saja putlie, memberi emang lebih baik.. sudah memberi belum lewat freerice?
@satona:
haha, ntr2 aja dah, males pindah juga..
@mas iman:
huhu, masih belum ada kesempatan mas iman, ntr2 aja lah..
@awi:
betul awi, itu masalah semua orang..
@lisa:
silahkan dipromosikan ke teman2 anda juga linknya..
@keritikkentang:
eh eh itu gimana caranya dari profile blogspot kalian kalo diklik langsung lari ke yang .com?
kalo yang kuning itu artinya 5-19% penduduknya kelaparan..emang agak aneh sih, cuma yaah, kan beberapa butir pun sangat berarti buat mereka, hehe.. ayo2 dicoba, sekalian belajar bahasa inggris.. hehe..
makasih all.. ayo2 yang lain..
December 15th, 2007 at 8:01 am
Yukiiii .. ^^
i’ve granted 500 grains rice .. ^^
semoga membantu ya ..
December 16th, 2007 at 11:43 am
tingkat sosial bloger tinggi2.
alkadullilah. semoga diberi jalan and ditambah rejeki. amin.
December 17th, 2007 at 7:56 am
aku udah nyoba main. dapet 680 butir and still going on. heheheheh….
pengennya sih lbh utamain korban kelaparan di Indonesia. soalnya kita kan sumber daya alamnya kaya bgt. tp masa bisa2nya ada yg kelaparan.
orang2 pada punya mobil sampe 2 apa 3, tp ko masih ada orang lain yang mati kelaparan di negara yg sama. ironis aja gitu…
December 19th, 2007 at 1:21 pm
Sudah lihat petanya,
whaaaa, paling banyak Afrika!
Keknya pulau hitam itu slain banyak yg terkena AIDS juga kelaparan, yak?
Jadi merasa agak bersalah nih,

secara kami kalo makan jarang habis,
December 22nd, 2007 at 2:16 am
hehe, perasaanku aja ato gimana ya, kayaknya kak yuki makin “agresif” aja buat menjaring respon dari audiensnya. semangat!
ledakan populasi …. ” jumlah penduduk bertambah mengikuti pola deret ukur sedangkan jumlah pangan yang tersedia (hanya) bertambah menurut deret hitung …” siapa yang pernah bilang gitu ya,ada di textbook buku geografi waktu smp tapi lupa nama tokohnya
oya kak, sekalian nanya barangkali pernah denger, setelah perang dunia ke 2 tu ada fenomena baby-boom ya? what is it about? (lagi agak males ke wikipedia, hehehe) take care
December 30th, 2007 at 10:06 am
Aneh tapi kreatif! Btw, gw dah nyumbang 520 butir. Karena akhirnya salah mulu, ya sudah gw klik iklan di bawah quis sekali, nyumbang juga tuh.
Tapi kalo dipikir2, satu jam ngenet itu 4 ribu, kalau dihabisin buat ngejawab pertanyaan dan akhirnya cuma bisa nyumbang 1000 butir.. mending langsung beli beras buat anak jalanan / panti asuhan deh. 4000 dah dapet 800 gram beras loh!
Ada yang tergerak buat nyisihkan setengah biaya ngenet buat nyumbang?
Mo ikutan pasang banner ah di blog gw.
December 30th, 2007 at 8:05 pm
@shige:
pasti sangat membantu sekali shige, makasih yah, hehe, kapan websitenya jadi lagi?
@cah bodoh:
terima kasih kawan.
@macangadungan:
soal kelaparan di Indo emang agak lucu gw rasa, gw juga bingung kita tuh negara kaya apa miskin yaah, masa yang rumahnya gede2 kayak istana banyak bener, tapi yang ngerangkak2 di bawah jembatan tol juga banyak..
bener2 dah kesenjangan sosialnya..
terus dicoba yah..thanks..
@keritikentang:
hehe, sama, saya juga dulu suka gak abis kalo makan, laper mata doank jadi ngambil makan banyak2 tapi gak kuat ngabisin, tapi setelah ngeliat banyak yang kelaparan jadi kasihan..
@inda:
hehe, kan semakin banyak yang komen semakin seru inda..
itu kalo gak salah si oom Malthus kan yang ngomong?
kalo babyboom setelah PD2 kalo gak salah karena waktu itu keadaan ekonomi dunia mulai membaik, dan pertumbuhan ekonomi terjadi dalam level yang cukup tinggi, orang2 jadi bersemangat untuk punya keluarga.. itu sangat kontras waktu tahun 1930an dimana kekacauan ekonomi ada dimana2.. misal: great depression di amerika, hyperinflation di jerman, dll
inda udah nyoba freerice?
@sundae:
hehe, kayaknya itu jadi sisi yang gak terlihat deh buat gw.. makasih udah ngingetin.
bener juga sih, soalnya aku langganan makenya, jadi OL lama2 bayarnya tetep sama..
btw, makasih udah ikutan nyumbang..
ayo2 yang lain.. thanks all komennya..sangat saya hargai..
January 1st, 2008 at 1:40 pm
alhamdulillah dari kecil gw udah dididik kalo makan sampe abis blas! sampe sekarang suka dikatain orang kelaperan terus soalnya piringnya bersih…hahah..
akses makanan lebih diberikan pada laki-laki?? hmm..interesting, gw baru denger…ceritain lagi dong agak banyakan kenapa kaya gitu…
oiya, saya mau pasang bannernya tapi gimana caranya sih?? gw bingung soalnya ga dikasi htmlnya…
January 29th, 2008 at 8:15 am
huihuihui seru juga nih game bisa ngasih butir2 beras klo jawaban kita bener…
thanks infonya!!
gue jadi keranjingan berdermawan via nih game
February 5th, 2008 at 10:04 am
@zahra:
iya donk, hehe, kan biasanya ada anggapan kalo lelaki itu lebih berpotensi menghasilkan uang nantinya, makanya kaum2 yang tidak berkecukupan memusatkan distribusi pangan keluarga ke anak lelaki mereka, hehe..
soal bannernya nanti aku kasih kodenya.,.
@adite:
hehe, bagus itu dite, enak kan, toh ada untungnya juga, jago bahasa inggris, berpahala, trus nolongin orang.. hidup freerice..
May 8th, 2008 at 10:25 am
baguslah kalau punya kesadaran untuk membantu orang lain.
May 9th, 2008 at 11:24 pm
@gipsy:
Betul ma, haha. Baru mulai menyadari betapa banyak yang kekurangan soalnya.