I Love Berlin

Walaupun sempat menemui beberapa hambatan, akhirnya kami sekeluarga jadi juga pergi ke Berlin. Perjalanan panjang 12 jam dengan kereta malam dari Vienna terbayar dengan tuntas setelah kami sampai di sana. Ada beberapa tempat yang saya rasa sangat menarik, karena alasan sejarah dan keindahan, yaitu Ged?chtniskirche (Gereja Buntung), Charlie Point, dan Memorial to the Murdered Jews of Europe.


Ged?chtniskirche
Gereja ini dibangun di akhir tahun 1800an oleh Kaisar Wilhelm. Pada Perang Dunia 2, kota Berlin digempur habis oleh pasukan sekutu yang menyebabkan patahnya bagian atas gereja ini (fotonya telah saya upload di sini). Sejak saat itu, gereja ini sudah tidak dapat berfungsi sebagai tempat beribadah lagi.

Sebagai gantinya, pemerintah Jerman membangun semacam memorial di aula gereja yang didekorasi dengan:

  • 16 foto di bagian utara gereja yang menampilkan gambar-gambar bersejarah saat gereja itu didirikan, dijadikan tempat ibadah, dihancurkan oleh tentara sekutu, dst.
  • Di sisi yang berlawanan dengan galeri foto, terdapat patung Yesus Kristus yang tidak memiliki tangan lagi sejak dibom oleh tentara sekutu. Fotonya telah saya upload di sini.
  • Cross of Nails yang dibawa dari Coventry, Inggris yang diletakkan di sebelah patung Kristus.

Dua makna penting yang bisa ditangkap dari pendirian memorial ini adalah panggilan untuk mengambil sikap yang berlawanan terhadap perang dan panggilan untuk melakukan rekonsiliasi di dalam nama Yesus Kristus. Salah satu cara yang dapat diambil sebagai langkah awal menuju rekonsiliasi adalah meminta ampun kepada Tuhan dan maaf kepada sesama kita atas segala dosa dan kesalahan kita.

Charlie Point
Seperti yang sudah kita ketahui, tembok Berlin dibangun pada tahun 1961 untuk memisahkan Berlin Barat yang dikuasai Amerika Serikat dan Berlin Timur yang dikuasai Uni Soviet. Tembok Berlin, yang fotonya (bagian yang disisakan) telah saya upload di sini, ternyata tidak setinggi dugaan saya, tingginya hanya 3,6 m.

Charlie Point sendiri merupakan satu-satunya tempat dimana orang asing bisa melewati batas antara Berlin Barat dan Timur. Oleh karena keunikannya, banyak sekali beredar mata-mata di Charlie Point. Charlie Point dengan cepat berkembang menjadi tempat border-crossing paling populer, sekaligus tempat para penolong dari Berlin Barat membantu orang-orang dari Berlin Timur menembus tembok Berlin.
Data mengenai tembok Berlin yang saya dapat di Charlie Point adalah:

  • Panjang Total: 155 km
  • Tinggi: 3,6 m
  • Lebar per Tembok: 1,2 m
  • Ketebalan Tembok: 0,2 m

Terlihat seakan tembok Berlin hanyalah tembok biasa, namun, perlu diketahui, tembok Berlin dilengkapi oleh kawat berduri yang sangat tajam dan tinggi, menara pengawas, buker, dan pagar yang dilengkapi aliran listrik. Sejarah mencatat 5075 usaha escape yang sukses dengan total korban kematian sebesar 1245 orang. Di Charlie Point, kita juga bisa membeli potongan tembok Berlin yang dilengkapi dengan postcard yang menampilka foto-foto tembok Berlin dan kekejian di sekitarnya pada masa Perang Dingin. Bangunan bekas kantor pemeriksaan Charlie Point sengaja disisakan untuk objek wisata, fotonya bisa dilihat di sini.

Memorials to the Murdered Jews of Europe
Walaupun masih ada beberapa pihak yang entah karena membenci Yahudi atau alasan lainnya yang masih menyangkal terjadinya holocaust, pemerintah Jerman dengan jantan mengakui kekejaman Nazi di masa lalu melalui memorial ini. Saya sendiri sejalan dengan pemerintah Jerman, holocaust did happen. Menurut sebuah pamflet yang saya baca di sana, diesbutkan bahwa tujuan pembangunan memorial ini tak lain adalah untuk menjamin bahwa semua Yahudi yang mati di tangan Nazi selalu diingat dan dihormati.

Bentuk memorialnya sendiri sangat unik, fotonya telah saya upload di sini. Memorial tersebut terdiri dari 2711 batu yang disusun sedemikian rupa dengan ketinggian yang berbeda-beda. Angka 2711 tu sendiri tidak menyimbolkan apa-apa. Memorial dibangun tepat di tengah kota untuk menyimbolkan karakter publiknya. Integrasinya ke daerah urban, lokasi Parlemen, dan perkantoran menggarisbawahi bahwa memorial diarahkan ke masyarakat sipil.

Yang lebih ajaib lagi, di bawah memorial tersebut ada museum bawah tanah yang menggambarkan kekejaman Nazi dengan detail. Pertama-tama, kita akan melihat sebuah galeri foto yang besar dimana kita bisa melihat foto-foto penyiksaan brutal terhadap bangsa Yahudi oleh Nazi. Saya mengabadikan beberapa foto tersebut dengan digicam saya dan menguploadnya ke flickr saya dengan opsi private, silahkan add account flickr saya untuk melihat foto-foto tersebut. Setelahnya kita akan dibawa ke sebuah ruangan tempat surat-surat yang masih tersisa dari Yahudi di kamp konsentrasi. Selanjutnya ada sebuah ruangan mengenai keluarga Yahudi di seluruh Eropa pada zaman itu, yang dilengkapi dengan pola hidup per wilayahnya sebelum dan sesudah holocaust. Tak lupa disertakan foto dan dokumen pribadi.

Setelahnya, kita akan dibawa ke ruang yang memuat foto dan data lengkap Yahudi yang menjadi korban. Ditemukan ada hampir 4 juta nama, dimana mayoritasnya dibunuh di Polandia. Diperkirakan bahwa untuk membaca semua data tersebut dibutuhkan waktu 6 tahun, 7 bulan dan 27 hari. Seterusnya, kita akan dibawa menuju sebuah ruangan dimana dimuat dokumenter dan foto-foto dari 220 kamp konsentrasi. Di sana juga ada sebuah komputer yang memuat database penelitian lebih lanjut mengenai holocaust.

Tuliskan pendapat kalian!!

Image was taken from here.

This entry was posted on Wednesday, January 2nd, 2008 at 9:38 pm and is filed under Catatan Pribadi, Travel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

 

14 Responses to “I Love Berlin”

  1. SatoNa Says:

    Happy New year.. ^^

    waah.. enak banget nie liburnya ke Eropa.. huhu.. aku ga diajak kok? =P

    lho.. tembok berlin tuh disebutnya charlie point toh?

  2. isnuansa Says:

    Enak ya Ki, jalan2.
    4 juta orang? bacanya aja ngeri…

  3. PuTLie Says:

    jadi pengennn… kapan yaks ke eropa hiks

  4. Anang Says:

    wah jalan-jalan terus enak nih… di eropa lagi.. ati2 beser karna udara dingin

  5. Riadi Says:

    wah…jadi pengen jalan - jalan jg ni :)

  6. yonna Says:

    akhirnya bisa liburan juga ya Win?! :)

    baru tau ada istilah Charlie Point segala. enak ya bisa liburan ke luar negri, bisa tau betapa indahnya ciptaan Tuhan :)

    btw, Happy New Year 2008 ya.

  7. yonna Says:

    holocaust? Pak Mahmud Ahmadinejad mempertanyakan kebenarannya….wow what a surprise pas baca berita mengenai pernyataan beliau.

    tapi yang saya dengar (sebelum penyangkalan dari Ahmadinejad) adalah bahwa holocaust benar terjadi dan didalangi oleh orang Yahudi sendiri….dengan tujuan menciptakan image tertentu dan mendapatkan simpati dunia dan menorehkan sejarah yang menyentuh untuk kaum Yahudi. meski harus mengorbankan sodara sendiri tapi jika hasilnya sepadan, maka gak masalah. nah menurut Pak Tobing sendiri gimana? saya mah cuma denger2 doang hehe…salam

    *ramein milis kita dong :)

  8. Beni Bevly Says:

    Perjalanan yang mengesankan dan penuh dengan edukasi. Holocaust berhasil dibongkar, tetapi pembantaian yang memakan korban jutaan jiwa di Indonesia tetap menjadi cold case. Sungguh menyedihkan.

    Berikut adalah link tentang pembantaian di Indonesia: http://www.overseasthinktankforindonesia.com/2007/09/26/mass-grave-in-wonosobo-indonesia/

  9. shige Says:

    wah .. asiknya jalan-jalan ke Jerman .. mau donk diajak ke sana yuk .. hihi .. ^^

    tentang holocaust, seperti kata yonna, saya juga pernah dengar kalau holocaust itu adalah hasil konspirasi kaum zionis sendiri yang memanfaatkan keberadaan nazi. alasan ini berdasar atas sebuah protokol rahasia buatan para zionis, bisa dilihat disini :
    http://eramuslim.com/berita/tha/45e726cb.htm

    jumlah korban holocaust sendiri masih diragukan, entah itu benar atau sengaja dibesar-besarkan oleh para zionis untuk mencari simpati.

    kamu tahu pastinya yuk?
    bahasan tentang sejarah jerman selalu menarik buat saya .. haha .. ^^

  10. mynameisnia Says:

    orang Berlin ada yang ganteng gak?

  11. Lintasberita Says:

    Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di Lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk Blogspot dengan installasi mudah. Salam!

    http://www.lintasberita.com/Lokal/I_Love_Berlin/

  12. dolies Says:

    wah…enaknya…selamat ya.. btw boleh tukeran link gak ? aku dah add linknya…backlink ya

  13. Adite Says:

    gue percaya lho holocaust bener2 terjadi..

    thanks photo2 nya udah rajin di upload in… hehehe berasa jalan jalan bareng ama elo.

    klo jalan2 lagi jangan lupa photonya di share yang banyaaaak..

  14. Abibakar Says:

    di Berlin sempet nonton bundesliga ga yuk?

Leave a Reply

 

Close
E-mail It