Antara Reality Show dan Ketik REG
Setelah menghabiskan 1 bulan liburan di Indonesia pada bulan Januari 2008 kemarin, saya menemukan beberapa hal yang menarik dari acara-acara dan iklan-iklan yang ditayangkan oleh stasiun televisi kita. Tidak, tidak, saya tidak bermaksud untuk membahas sinetron-sinetron dan infotainment bodoh itu.
Dua kata kunci penting yang akan dibahas di artikel ini adalah reality show dan SMS.
Reality Show
Entah saya yang baru sadar atau memang fenomena itu yang baru semakin menjamur belakangan ini, saya melihat bahwa jumlah reality show yang ditayangkan setiap harinya di televisi kita sudah terlalu banyak. Terlebih lagi, beberapa reality show itu menayangkan hal-hal yang sangat absurd dan tidak sepantasnya ditayangkan di depan kamera.
Sebelumnya, perlu diakui juga bahwa beberapa dari reality show tersebut masih bisa menghibur para pemirsa, khususnya yang berbau musik, sebut saja Indonesian Idol. Saya juga merasa cukup terhibur ketika menyaksikan reality show seperti Tolong, Bedah Rumah, maupun Uang Kaget yang tidak saya temui lagi kehadirannya di layar televisi saya. Sempat juga terbersit di kepala saya bahwa acara reality show sosial ini menjadi semacam ajang eksploitasi kaum miskin. Toh, kalau memang niatnya membantu tidak perlu diekspos di depan televisi. Bukankah ada pepatah yang mengatakan bahwa “jika tangan kanan anda memberi, tangan kiri anda tidak boleh tahu”? Ataukah, maksud dari acara ini adalah untuk menyadarkan kita bahwa masih banyak orang susah di luar sana? Entahlah.
Saya juga menemukan adanya reality show berbau musik dimana keahlian sang ibu dalam memanage penampilan panggung anaknya diekspos di layar televisi lewat tayangan Mamamia. Lucunya lagi, setelah Mamamia mampu menarik perhatian pemirsa, format acaranya sendiri diubah dengan menghadirkan artis-artis sebagai kontestannya. Acaranya sendiri disebut Supermama Selebconcert dan durasi tayangannya seingat saya hampir mencapai 6 jam, benar-benar gila.
Selanjutnya, masih ada lagi reality show bertema cinta. Pemulanya jelas adalah Katakan Cinta, lalu Harap-harap Cemas dan Playboy Kabel. Yang saya sebutkan terakhir ini terkadang memang cukup menghibur dan dengan sukses bertahan hingga saat ini, walaupun saya tidak yakin bahwa semua itu bukan rekayasa belaka. Rekan saya sendiri pernah seakan tertangkap basah berselingkuh di acara Playboy Kabel, padahal kenyataannya itu semua hanya rekayasa ia dan si cewek yang bahkan bukan pacarnya.
Reality show bertema cinta inilah yang saya maksudkan di awal postingan saya kali ini, jumlahnya sudah terlalu banyak, tema yang diangkat pun aneh-aneh saja. Sebut saja Truk Cinta, CLBK, Pacar Pertama, Backstreet, Cinta Lokasi, dan Kontak Jodoh, benar-benar bodoh. Biar lebih jelas, mari saya beri contoh. Di salah satu episode Backstreet yang TIDAK SENGAJA saya saksikan, ada seorang cowok yang mengadu bahwa hubungannya dengan sang pacar tidak disetujui oleh kakak sang pacar dan minta tim Backstreet untuk membantunya. Tolol. Apakah hal-hal seperti itu harus diekspos di depan TV, mulai dari adegan ia bertengkar dengan kakak sang pacar sampai adegan ia sok-sok sedih? Jelas itu merupakan acting belaka. Satu cerita lagi, rekan satu SMP saya ada yang mengikuti salah satu acara di atas, dia bermaksud mencari pacarnya dulu yang bernama A. Dia juga menunjukkan sebuah benda (atribut sekolah) yang A pernah kasih dulu. Kenyataannya, tak ada satu siswa pun yang bernama A di SMP saya, dan benda itu sama sekali bukan merupakan atribut seragam SMP saya.
Kapankah kiranya stasiun televisi kita bisa memproduksi tayangan yang bermutu tanpa mencontek acara serupa dari stasiun televisi luar?
SMS
Di sela-sela tayangan kesayangan anda, anda tentu pernah mendengat kalimat “Ketik REG spasi (apalah), kirim ke (manalah)”. Misalnya:
- SMS ke artis kesayangan anda dan tahu segala aktivitasnya. Si artis sendiri yang nongol di layar kaca anda dan mencoba meyakinkan anda bahwa dia sendiri yang akan membalas SMS anda.
- SMS untuk mengetahui ramalan nasib maupun perjodohan anda semata dengan mengirimkan SMS singkat berisi nama lengkap maupun nomor handphone anda. Apa pula hubungan kedua hal itu dengan peruntungan anda? Malah, lucunya, di salah satu iklan sejenis, si pengiklan menyebutkan bahwa jika nomor handphone anda mengandung BILANGAN PRIMA seperti 3, 6, dan 9 anda akan lebih beruntung atau semacamnya. Saya baru tahu kalau DI MATEMATIKA SEKARANG 6 DAN 9 ADALAH BILANGAN PRIMA.
- SMS kontak jodoh untuk mencari pasangan yang tepat bagi anda. Come on, you’re not that desperate, how could you possibly date someone you know through SMS?
- SMS menebak jalan cerita sinetron maupun reality show bodoh yang telah disebutkan di atas.
- SMS untuk mengetahui peruntungan anda berdasarkan zodiak anda. Gak bisa lihat di majalah yah? (NB: Penulis tidak mengatakan bahwa ramalan berdasarkan zodiak akan tepat)
- SMS tips-tips cinta, sumpah yang ini tolol bener, mau ngerayu pacar saja kok mesti nyontek?
Tarif SMS-SMS di atas pun benar-benar tidak masuk akal, lebih dari Rp. 2000/SMS, menggelikan. Belum lagi, setelah mereka menyadari kebodohan mereka melakukan kegiatan seperti itu dan bermaksud berhenti, mereka akan menemui kesulitan dalam berhenti berlangganan. Niat hati ingin berhenti, pulsa malah semakin terus terkuras. Simak saja keluhan mereka di kolom surat pembaca harian ibukota. Bagi yang masih memakai layanan serupa, wake up man.



February 13th, 2008 at 3:43 am
yang untung ya tetep bandarnya….. sama kayak judilah…. kita orang ini kok ya mau2nya kena tepu…. hehe….
February 13th, 2008 at 4:42 am
Setuju deh sama om Anang…
Sabdanya tidak diragukan lagi….
February 13th, 2008 at 10:28 am
@anang:
ya emang nang, hehe.. loe ikutan kagak?
@rystiono:
ya udah kalo gitu saya juga setuju aja ama oom anang.
February 13th, 2008 at 1:19 pm
Ya itulah Endonesah….hehehe
February 13th, 2008 at 2:30 pm
iya tuh,,yang ngetik2 sms “REG” agak menyestkan juga tuh,kadang ada yang ga kasih tau ketik “UNREG” nya,,,parah euy,,
February 13th, 2008 at 6:36 pm
mungkin kita perlunya sms
REG (spasi) Sedekah ki. biar kita ga pernah lupa bahwa banyak temen2 yang kurang dan masih sangat membutuhkan. jadi secara ga sadar kita tiap hari sedekah. (boleh ga yah sedekah secara ga sadar??)
February 14th, 2008 at 5:00 am
ada supply ada demand …yang jelas usaha ini laku terus karena memang ada saja orang yang membutuhkan kebodohan ini.
Banyak malah.
February 14th, 2008 at 9:05 am
@kopisusu:
ada ide buat mengubah semua ini kawan?
@boskovic:
iya kan, coba aja deh pratiin surat-surat pembaca di koran2.. ato di suara pembaruan hari minggu kan ada kolom operator menjawab, ntr pada ngeluh soal UNREG itu semua.
@fikrianggara:
hehe, kalo duit smsnya bisa dialihkan buat sedekah sih bagus, kayak yang dulu kan ada sms ACEH(spasi)5000..
@mas iman:
ya benar mas iman, itulah, masyarakatnya sendiri masih terlalu bego buat menyadari kesiasiaan dari ikutan SMS beginian.. harusnya pemerintah beraksi dikit donk menghentikan usaha pembodohan masyarakat begini..
February 19th, 2008 at 7:42 am
hmmm…sayang sih ya, sherwin udah keburu pulang ke budapest…hmmm padahal kalo nonton reality show dimana bintang tamunya adalah Tasa Barley dan Reza Ramadhani pasti elu bakal demen banget ma acara yang satu ini karena bintang tamunya itu loch hehehe…
February 21st, 2008 at 10:25 pm
@yonna:
haha, emang ngapain aja mereka di acara itu?
February 22nd, 2008 at 12:38 am
Hallo Yuki, Saya juga paling jijik sama yang namanya sms berbasis konten seperti itu, rasanya pengen ngelempar tv kalo lagi ada iklan begituan apalagi iklan yang ngomong (Anda bisa hanya diam saja atau mengirim sms dan mendapat hadiah bla..bla). Oh iya kalau bilangan prima itu, udah sering dengar banyak yang komplain mungkin di dunia magic beda kali yah :)) Btw sebagian besar konten sms kaya gitu datang dari satu perusahaan lho tapi ga etis kali ya disebutkan disini.. Btw udah kepanjangan nih…
February 26th, 2008 at 7:57 am
hmmm mereka sih ngerayain valentine gitu….yang kocak dan menarik adalah ekspresi wajah tasa yang salting, tengsin dan kagok abis…huahahahahaha sangat kocak meliat raut mukanya tsb. udah gitu, acaranya diulang lagi hari minggu kmrn…so pasti gw makin girang liat ada rerunnya. gue ledekin tasa di milis JBRB dan japri…hahaha kasian tasa, nyesel kali ya miara kontributor kaya gw…hehe.
February 26th, 2008 at 3:11 pm
@santus:
haha, mungkin juga sih, gw gak tau soal dunia magic.. setuju gw, kalo semua orang cuma dengan ngirim sms bisa dapet hadiah enak bener, gak usah kerja aja sekalian..
@yonna:
oh ya, ada rekaman ulangannya ndak? haha..
thanks all..
March 3rd, 2008 at 2:36 am
hahaha gendeng…
klu kita yang daftar sih mending, lha ini bokap gue gak ada angin ga ada ujan, datang tak diundang pulang tak diantar tiba2 terdaftar aja, tiap hari dikirimin info F1… ngetik REG aja kaga pernah, apalagi mo nyetopnya, pegimana caranya juga sapa yang tau.. akhirnya bokap saya nelpon operator HP.. dan beres.. orang nyari duit macem2 aja
belum lagi kuiz sms di tipi.. dari setiap sms yang masuk pihak mereka udah untung brapa miliar coba.. sedangkan hadiahnya paling handpun, motor, mobil.. ga sepadan ma keuntungan mereka
March 6th, 2008 at 4:11 pm
Tentang premium SMS.. Hmm, agak agak ga etis ya, ‘membodohi’ orang dengan iming iming ‘pacar nempel’, atau konfirmasi kalau hari ini ‘anda bakal beruntung karena Mars sejajar dengan Merkuri, la la la’. But hey, that’s business. Thing is, ada juga yang kena manipulasi secupu itu. Bukannya ngejelekin atau nganggep bodoh orang2 yang udah subscribe, cuman curious aja, sebenernya kenapa sih orang mau subscribe? A guess, anyone?
March 11th, 2008 at 4:43 pm
hahaaa
industri hiburan indonesia makin variatif aja
dari yang paling pinter sampai hiburan paling bodoh.
Jangan-jangan kenyataan ini menggambarkan variasi penonton kita ?
Produser acara Truk CInta tetap akan menayangkan acaranya meskipun protes keras dari masyarakat dan blogger. Karena audiensnya besar sehingga keuntungan pun mengalir.
Nah, dengan blog ini mudah-mudahan tersadar bahwa alangkah lebih baik menonton acara hiburan yang edukatif daripada menonton Truk Tronton Cinta.
March 11th, 2008 at 4:53 pm
@adite:
sama, gw juga gak tau apa2, tiba2 udah keregister aja ama SMS bola kayak begituan, haha, asu.
@vemmy:
gakpapa mbak, saya seneng kok yang blak2an, jawaban saya ya sama ama mbak, karena mereka bodoh, sorry peopleee..
@verdinand:
mungkin juga kawan, brarti anda sependapat sama mbak vemmy di atas, haha, emang penontonnya aja yang bego, tih stasiun TV punya gak menayangkan apa yang mnguntungkan.
March 17th, 2008 at 3:03 pm
@Yonna:
Di mana tuh acara Tasa ngerayain Valentine sm Deja? Wah mau banget donk liat ekspresi mereka hahaha….pasti huahahaha…
March 18th, 2008 at 7:39 pm
yonna, dijawab noh, ian nanya, hehe.
April 3rd, 2008 at 9:03 am
Gmana ya… Yang pasti untung pasti bandar. Tapi mau diapain lagi… Depsos kita kan sudah merestui..
April 3rd, 2008 at 10:27 am
@bejozz:
Pernah ikutan gak kawan? Yang untung ya emang pasti bandar, namanya juga judi.