Seminggu terakhir ini saya menyempatkan diri membaca buku berjudul Inside the Jihad ini. Buku setebal 556 halaman ini ditulis oleh Omar Nasiri, seorang berkebangsaan Maroko yang berhasil menyusup ke pusat pelatihan Mujahidin di pedalaman Afghanistan pada pertengahan 1990an.
Dibesarkan di Maroko dan Belgia, Omar Nasiri tumbuh menjadi remaja cerdas dan berani. Rumahnya di Belgia kerap kali dikunjungi teman-teman kakaknya yang merupakan aktifis pergerakan Armed Islamic Group (GIA) di Aljazair. Sebagai tambahan, GIA adalah organisasi militan Islam yang menolak diadakannya pemilu di Aljazair dengan melakukan pembunuhan secara brutal ke penduduk sipil. Puncak kekuasaan di Aljazair sendiri saat itu diambil alih oleh kekuatan militer lokal yang diduga didukung oleh pemerintah Perancis. Tidak mempunyai uang, Omar akhirnya menjadi penghubung antara pedagang senjata dengan Hakim (kakak Omar) dan teman-temannya. Senjata-senjata itu sendiri nantinya dikirimkan ke Aljazair.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on March 13th, 2008
Read More
Artikel ini juga bisa dibaca di website Jakarta Butuh Revolusi Budaya.
Benarkah bangsa Indonesia adalah bangsa yang tidak suka membaca? Pernahkah terpikir oleh anda bahwa menghabiskan waktu di perpustakaan adalah hal yang membosankan? Apakah anda meluangkan waktu setiap harinya untuk membaca? Membaca yang dimaksud di sini jelas bukan berarti membaca komik maupun novel romantis, melainkan buku yang kaya akan ilmu pengetahuan (contoh: buku akademis dan biografi) dan koran.
Sewaktu kecil, kita semua tentu tak asing dengan kalimat “buku adalah jendela dunia”, kita diajarkan bahwa manfaat dari membaca itu sangat besar. Sayangnya, kita seringkali lebih memberi porsi yang lebih besar bagi bacaan non-akademis daripada bacaan akademis. Kita tahan menyelesaikan membaca Harry Potter yang tebalnya lebih dari 800 halaman dalam 1-2 hari, sementara untuk membaca 1 bab saja dari buku akademis saja kita bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu. Porsi yang jauh lebih besar juga kita berikan kepada kegiatan lain, seperti bermain playstation, yang tidak memberikan manfaat lain selain hiburan. Lantas apa hubungan antara membaca dengan berinvestasi?
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on March 11th, 2008
Read More
Saya tidak bermaksud untuk menjelaskan jenis-jenis narkoba dan definisinya melalui artikel ini. Jika itu yang anda cari, anda berada di tempat yang salah, saya kurang tahu banyak mengenai masalah tersebut. Saya jadi tertarik untuk menulis artikel ini setelah membaca statistik tindak pidana yang berkaitan dengan narkoba di Indonesia di website Badan Narkotika Nasional (BNN). Statistik yang saya maksud itu sendiri bisa ditemukan di sini. Anda tidak perlu mendownloadnya jika memiliki masalah dengan bandwidth anda, karena toh saya sendiri akan menjabarkan data-datanya di artikel ini.Membaca data yang disajikan dalam bentuk statistik memang gampang-gampang susah. Orang yang berbeda bisa saja akan mengambil kesimpulan yang berbeda atau bahkan bertolak belakang sama sekali. Statistik yang terakhir kali diupdate pada akhir tahun 2007 ini menunjukkan bahwa adanya kecenderungan peningkatan kasus tindak pidana yang berkaitan dengan narkoba. Berikut ini adalah statistik yang dimaksud:
- Tahun 2001: 3.617 kasus
- Tahun 2002: 3.751 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 3,7%
- Tahun 2003: 7.140 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 90,3%
- Tahun 2004: 8.409 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 17,8%
- Tahun 2005: 16.252 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 93,3%
- Tahun 2006: 17.355 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 6,8%
- Tahun 2007: 20.726 kasus ; terjadi peningkatan sebesar 19,4%
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on March 2nd, 2008
Read More
The embassy of Republic Indonesia in Hungary and Hungarian Ministry of Education and Culture have successfully organized Indonesian film festival in Urania National Film Theater. The objective of this event is to introduce Indonesian culture (films) to Hungarian audiences which will ultimately strengthen the relationship between them. More importantly, Indonesian FIlm Festival 2008 is expected to support ‘Visit Indonesia 2008‘ program.The event itself lasts from February 21 until 27 and contains seven national films which had won several national and international awards. Urania National Film Theater shows one film per day and charges 890 Forint (approximately 45.000 Rupiah) per person.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on February 25th, 2008
Read More
Hari ini, 14 Februari adalah hari yang didedikasikan bagi dua orang suci kaum Katholik Valentine of Rome dan Valentine of Termi. Sejak saat itu, tanggal 14 Feburari disebut Valentine’s Day, dan dijadikan hari untuk mengekspresikan kasih sayang kepada orang yang kita sayangi, entah dengan memberikan waktu seharian penuh, sampai hadiah-hadiah kecil seperti bunga, coklat, maupun kartu Valentine.Seharian ini, saya mengamati banyak sekali bentuk ungkapan cinta di sekitar saya yang saya kira cukup menarik untuk dibagikan, mulai dari yang dilakoni oleh pasangan bergaya emo sampai pasangan gay.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on February 14th, 2008
Read More
Setelah menghabiskan 1 bulan liburan di Indonesia pada bulan Januari 2008 kemarin, saya menemukan beberapa hal yang menarik dari acara-acara dan iklan-iklan yang ditayangkan oleh stasiun televisi kita. Tidak, tidak, saya tidak bermaksud untuk membahas sinetron-sinetron dan infotainment bodoh itu.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on February 12th, 2008
Read More
Prahara itu datang lagi. Hujan deras yang mengguyur kota Jakarta dan sekitarnya mulai dari 31 Januari 2008 sampai 1 Februari 2008 kembali menyebabkan bencana banjir yang praktis melumpuhkan segala aktivitas di ibu kota Indonesia ini. Penduduk setempat hanya bisa menghela napas melihat air yang menggenangi rumah mereka, jalan-jalan besar, hingga bandara internasional Soekarno Hatta. Air dengan cepat menggenangi beberapa jalanan utama ibukota, mulai dari MH Thamrin, Sudirman, RE Martadinata, DI Panjaitan hingga Gatot Subroto. Lalu lintas ibu kota mati total. Pohon-pohon bertumbangan, traffic light pun mati dengan manisnya. Kemacetan yang sebenarnya sudah merupakan santapan sehari-hari warga Jakarta semakin menjadi-jadi di saat banjir seperti ini. Bus TransJakarta yang diharapkan sebagai alternatif demi menghundari kemacetan pun tidak bisa beroperasi. Kebanyakan dari bus-bus ini harus berhenti di depan terminal Sarinah dan mengakibatkan TransJakarta menderita kerugian ratusan juta rupiah. Kereta api sebagai alternatif terakhir pun tidak bisa digunakan karena relnya sendiri sudah tertutup air.Penduduk di daerah yang langganan banjir, seperti kawasan Petamburan, Kelapa Gading, dan Kampung Melayu pun mengeluarkan keluh kesah mereka lewat radio dan televisi karena merasa Pemprov DKI lambat dalam melakukan usaha penyelamatan warga yang rumahnya terendam banjir dan pendistribusian makanan ke korban-korban banjir. Keadaan diperparah dengan dimatikannya 999 gardu listrik secara sengaja oleh PLN demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan hal ini berujung pada kerugian sebesar milyaran bagi pihak PLN. Sebagai bonus untuk melengkapi paket combo ini, daerah penopang Jakarta, seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang pun turut terendam banjir.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on February 5th, 2008
Read More
Walaupun sempat menemui beberapa hambatan, akhirnya kami sekeluarga jadi juga pergi ke Berlin. Perjalanan panjang 12 jam dengan kereta malam dari Vienna terbayar dengan tuntas setelah kami sampai di sana. Ada beberapa tempat yang saya rasa sangat menarik, karena alasan sejarah dan keindahan, yaitu Ged?chtniskirche (Gereja Buntung), Charlie Point, dan Memorial to the Murdered Jews of Europe.
Read the rest of this entry »
Share This
Posted by sherwintobing on January 2nd, 2008
Read More